Kawanua

Strategi Perangi COVID-19 di Sulut

“Saya mengusulkan kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey tidak melakukan PSBB,” tegas Sumendap.

Upaya memperketat perbatasan telah dilakukan Mitra sejak Maret dibantu Polri dan TNI, ASN, berbagai elemen hingga wartawan sekalipun.

“Asalkan semua komponen serius, PSBB tidak perlu,” tegasnya lagi.

Menyikapi kondisi terkini di mana COVID-19 telah memasuki sendi-sendi kehidupan masyarakat, Sumendap meminta masyarakat tidak keluar daerah.

“Apalagi Mitra menjadi wilayah yang sedang ‘dikepung’ corona,” pesannya.



Gugus Tugas Punya Cara Sendiri

Saat ini total pasien terpapar di Sulut sudah 82 orang.

Belum ada tanda-tanda kapan cobaan ini reda.

Data-Driven Innovation Lab yang dinaungi Singapore University of Technology and Design (STUD) bahkan terus memperbarui prediksi akhir pandemi virus corona.

Penelitian sebelumnya, mengatakan akhir pandemi di Indonesia berakhir pada 6 Juni 2020.

Kini, prediksi itu dimundurkan lagi dengan menyebut Indonesia akan terbebas pada awal Oktober.

Terlepas dari itu, Tim Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Sulut enggan berpatokan dengan kajian tersebut.

Strategi Perangi COVID-19 di Sulut
Steaven Dandel

Juru Bicara dr Steaven Dandel M.PH, mengatakan jika prediksi akhir pandemi yang dilakukan berbagai pihak dominan berbasis pemodelan matematika.

Sementara pihaknya bekerja dengan sistim medis dan kajian epidemologis.

“Itu sah-sah saja, namun kami tidak berdasarkan itu,” tegas Steaven Dandel.

Dikatakan, tim surveilans punya caranya untuk meredam virus ini.

Upaya itu dengan melakukan tes berkala kepada pasien yang memiliki kecurigaan COVID-19.

Selanjutnya kata Dandel, pemeriksaan atau tes sampel secara cepat diikuti dengan contact tracing.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara