Jemmy Asiku saat menghadiri diskusi publik di Cafe 178, Kamis (17/12/2015)
Manado – Masalah sampah merupakan salah satu hal yang sulit dihilangkan dari kota Manado.
Selain karena belum adanya solusi konkrit dari pemerintah mengenai penanganan sampah, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya juga belum tertanam dengan baik.
Prihatin akan masalah ini, calon Wakil Walikota Manado Jemmy Asiku memiliki konsep kreatif menangani masalah sampah bercermin dari daerah-daerah yang sukses membersihkan kotanya seperti Bandung.
“Masalah sampah ini besar sekali. Salah satu penyebab Manado tidak bisa mempertahankan piala adipura kan karena sampah. Untuk itu, kami akan menerapkan sistem bank sampah untuk membuat kota ini jadi bersih. Itu merupakan solusi kreatif yang tidak hanya menjadikan kota kita bersih tapi juga bisa memberi income bagi masyarakat,” ujar Jemmy Asiku yang diwawancarai BeritaManado.com setelah diskusi publik di Cafe 178 Manado, Kamis (17/12/2015).
Menurutnya, hal itu juga bisa memotivasi masyarakat untuk membersihkan kota sekaligus menjaga agar Manado tetap bersih.
“Fokus kita sekarang, bersihkan dulu sampah-sampah di kota Manado. Masyarakat akan termotivasi membersihkan kota karena upaya mereka dihargai. Selain membersihkan sampah, juga menghindari tumpukan sampah di TPA karena sampah-sampah itu kita daur ulang. Setiap kali bawa sampah di bank sampah, mereka akan dapat poin dan dibayar. Sehingga bukan hanya membersihkan kota, tapi dengan cara itu kita juga akan menjaga Manado tetap bersih,” tutupnya. (srisurya)

