
Manado – Penerapan One Way atau satu jalur disejumlah waliayah di Kota Manado dengan maksud mengurai kemacetan di Kota Manado dipandang telah berhasil, meski masih terdapat satu titik kemacetan.
Kepada BeritaManado.com, Wakil Walikota Manado, Mor Bastiaan berpendapat, penerapan satu jalur yang dilakukan oleh Kepolisian bekerjasama dengan Pemkot Manado telah mengurangi persoalan kemacetan di Kota Manado.
“Secara kasat mata pribadi saya, arus lalu lintas saat ini sudah sangat baik. Kemacetan di Kota Manado sudah berkurang,” kata Mor.
Ia pun mengakui, arus lalulintas di Kota Manado masih menyisahkan persoalan yang perlu mendapatkan penanganan dengan segera.
“Kalau dilihat, tersisa satu titik yang masih macet. Itu terdapat di Zero Point. Ini harus segera dicarikan solusi. Kalau diruah wilayah lainnya, sudah tidak ada lagi kemacetan,” ungkapnya.
Ia pun menghimbau kepada seluruh pengguna jalan, terlebih khusus kepada sopir mikrolet agar tertib dalam berlalulintas. Hal ini perlu diperhatikan demi menghindari kemacetan di Kota Manado.
“Jalurnya sudah baik, tapi kalau kesedaran pengguna jalan juga masih kurang baik, itu yang dapat menyebabkan macet. Khususnya untuk sopir mikrolet, saya menghimbau agar lebih tertib berlalulintas. (leriandokambey)

sebaiknya mor bastian harus berkaca dan lihat bahwa jalur ini sangat macet.masyarakat Manado banyak yang tidak suka dengan jalur ini.perubahan jalur ini juga salah satu yang menyebabkan Gsvl-mor menang di pilkada karena masyarakat antipati dengan jalur ini dari Roy roring(pdi-p).
Sangat baik?? Ini keadaannya sudah sangat buruk!! Selamat kepada kepolisian/DDLAJ/pemkot yang telah menciptakan terminal angkot yang baru di zero point. Plus mobil pelat hitam pun dipaksa masuk ke terminal baru tersebut dan menciptakan kemacetan yang hebat hampir setiap siang & sore hari. Walikota dan wakil sebaiknya masuk ke terminal baru tsb setiap siang/sore hari agar bisa melihat langsung hasil dari keputusan dari pihak2 yang tidak bertanggung jawab dengan memaksakan jalur satu arah dengan infrastruktur yang tidak memadai.
Banyak sekali hal2 yang patut dipertanyakan hanya diseputar jalur zero point tsb: mengapa polisi hanya membiarkan sopir2 angkot menaikkan/menurunkan penumpang di sekitar zero point padahal ada larangan dilarang berhenti? mengapa polisi tidak mau menilang sopir2 angkot yang kebanyakan bandel?? mengapa lajur khusus pelat hitam tidak dibuat di bagian tengah jalan? mengapa tugu zero point tidak dibongkar untuk melebarkan jalan? Jika memang jalur satu-arah sudah permanen, mengapa masih banyak sekali tanda rambu2 lalu lintas yang lama belum dicabut?
Menurut saya sudah waktunya untuk mengganti kembali seperti sebelumnya jalur2 yg ada dikota ini (pra-jalur satu arah). Jelas2 infrastruktur dan disiplin/penegakan hukum dari anggota kepolisian tidak memadai untuk penerapan jalur satu arah ini. Anda tidak menyelesaikan masalah kemacetan di kota manado, anda hanya mengumpulkannya di beberapa titik (apalagi di belakang telkom-zero point-depan siloam). Sedangkan penerapan jalur-jalur sebelumnya (pra-jalur satu arah) justru lebih masuk akal karena titik kemacetan lebih tersebar di beberapa lokasi dikota manado.
gimana sudah baik. menurut saya jalur one Way ini sangat buruk. coba kalo siang hari macetnya sangat parah. turunnya penumpang di kanan sangat berbahaya.