Berita Utama

Sidang Gugatan AMDAL PT BMW Berlanjut, PTUN Gelar Sidang Lapangan di Paputungan

Majelis hakim PTUN waktu itu memberi putusan NO (Niet Ontvankelijke Verklaard) yang menyatakan gugatan tidak dapat diterima karena mengandung cacat formil.

Dugaan Tindak Kekerasan PT BMW

Proses sidang lapangan yang dilakukan PTUN Manado di lokasi pembangunan Marriot Eco Family Hotel milik PT Bhineka Mancawisata (BMW), Jumat (1/7/2022) diwarnai dugaan kekerasan yang dilakukan oknum petugas keamanan kepada pengacara warga, Reinhard Mamalu.

Kejadian berawal ketika masyarakat tidak diperbolehkan masuk ke lokasi sengketa yaitu lagoon hotel sehingga terjadi di mulut antara warga dan petugas keamanan.

Reinhard Mamalu sebagai pengacara warga kemudian mencoba melerai pertengkaran namun justru mengalami kekerasan yaitu pemukulan di bagian tangan oleh oknum Satpam.

“Mereka ini adalah warga yang mencari keadilan yang ingin ikut melihat persidangan di lokasi, kenapa dihalang-halangi? Bahkan untuk melewati pesisir pantai juga dilarang pihak perusahaan,” ujar Mamalu.

Atas insiden tersebut, pengacara warga Mamalu yang juga menjadi korban kekerasan juga berencana membawa kasus ini ke kepolisian.

Aktifis lingkungan Didi Koleangan, mewakili Yayasan Suara Nurani, mendukung langkah warga yang ingin menempuh jalur hukum.

“Kenapa kuasa hukum dan masyarakat dilarang datang ke situ? Karena ada yang disembunyikan, yaitu menurut kami kejahatan lingkungan. Kuasa hukum juga dilarang untuk masuk padahal itu sidang terbuka untuk umum. Tapi sengaja dihalang-halangi. Itu kerajaan sendiri disitu (perusahaan), hukum sendiri disitu. Dia tidak taat terhadap hukum Indonesia. Di dalam desa ini ada kerajaan baru dan ini tidak boleh dibiarkan,” ujar Koleangan.

Sementara itu, salah satu petugas keamanan mengatakan bahwa perusahaan hanya mengizinkan beberapa perwakilan warga yang bisa masuk.

“Sudah ada perwakilan, yang lain tidak boleh,” ujar satpam perusahaan.

Alhasil, warga tetap menerobos masuk ke lokasi lagoon hotel dengan melalui pesisir pantai yang saat itu sedang mengalami air surut.

(Finda Muhtar)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara