Politik dan Pemerintahan

SHS Berkelit Sulut Bukan Kekurangan BBM tapi SPBU

MANADO – Gubernur Sulut, Sinyo Harry Sarundajang mengatakan, antrian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi sekarang ini karena masih kekurangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Kalau mungkin semakin banyak SPBU yang dibangun, distribusi kendaraan yang mengisi bahan bakar di SPBU akan semakin sedikit,” katanya.

Sarundajang kecewa dengan antrian kendaraan di SPBU bahkan kadang-kadang kosong dan mengakibatkan banyak kendaraan yang masih terjebak di antrian.

“Saya juga pernah mengantri. Saya sedih sekali kalau kondisi seperti ini masih terjadi. Apalagi menjelang hari raya natal dan tahun baru,” katanya.

Meski demikian kata dia, jajaran Pemerintah Provinsi dan Pertamina akan terus berupaya mencari solusi mengatasi persoalan kelangkaan BBM dan menata pola distribusinya.

Dia menambahkan, kosongnya BBM di SPBU karena ada kepanikan warga yang khawatir tidak akan mendapat BBM jelang hari raya sehingga disikapi dengan aksi memborong sebanyak mungkin.

“Ada yang sampai empat kali masuk keluar SPBU untuk mengisi BBM. Ini karena ada kepanikan sehingga melakukan aksi borong,” katanya. Selain itu, kata Sarundajang, semakin cepatnya BBM habis karena pertumbuhan kendaraan di Provinsi Sulawesi Utara yang terus bergerak naik.(ried)

2 tanggapan untuk “SHS Berkelit Sulut Bukan Kekurangan BBM tapi SPBU”

  1. ado kasyang eeeh…mo bilang pande maaarr biongo… hahahaha
    sapa tu staf ahli ekonominya gub SHS hooh?
    salama ini nyandak ada komplen kekurangan spbu, kapa baru skarang bataria kekurangan spbu?

    lagu lama calana tua!

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara