Berita Utama

Sewindu Taufik Tumbelaka Berkiprah di Sulut, Ini Kata Dr Ferry Liando

Taufik Tumbelaka

Taufik Tumbelaka

 

Manado – Genap sewindu (8 tahun) Taufik Tumbelaka berperan dalam pembangunan politik dan birokrasi di Sulawesi Utara melalui kiprahnya sebagai pengamat politik dan pemerintahan.

Menarik ketika akademisi Unsrat Dr Ferry Daud Liando memberikan apresiasi dan menyebut putra Gubernur Sulut pertama F.J Tumbelaka ini masih tetap mempertahankan idealisme dan independensi.

“Bung Taufik Tumbelaka adalah salah-satu analis yang masih tetap mempertahankan idealisme dan independensinya hingga kini. Ini menjadi tantangan bagi analis politik. Jangan bicara kebenaran jika telah berpihak atau partisan pada kekuatan politik.Kebenaran apapun yang ia sampaikan pasti akan bernuansa kepentingan politik dimana atau kepada siapa ia berpihak,” jelas Ferry Liando.

Lanjut Liando, tidak gampang menjadi seorang analis politik seperti Taufik Tumbelaka untuk kondisi saat ini.

Seobjektif apapun yang disampaikan belum tentu semua orang akan menerima. Karena kebenaran saat ini menjadi relatif.

“Penyebabnya karena kepentingan politik setiap masyarakat berbeda-beda. Analis politik kerap di tuduh berpihak kepada kekuatan politik lain, manakalah statemen yang disampaikan tidak sesuai dengan kondisi yang dialami dari calon yang didukung masyarakat,” ujar Sekretaris Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Cabang Manado ini.

Jelasnya, bagi masyarakat saat ini sering mengukur kebenaran berdasarkan kepentingan politiknya. Kalau satatemen politik para analis tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat maka analis tersebut kerap dicurigai dan dituduh telah berpihak.

“Kemudian fenomena lain adalah munculnya analis-analis politik partisan. Penyebabnya adalah jatuhnya media pada permainan kepentingan politik, akibatnya narasumber-narasumber yang dipilih adalah narasumber yang memberikan statemen atau bisa dikendalikan menurut kepentingan media. Saya bangga bung Taufik bisa on the track dan bisa menjadi contoh bagi analis lainnya,” tandasnya.

Ditemui BeritaManado.com, Senin (16/11/2015) siang, Taufik Tumbelaka berkomitmen tetap mempertahankan idealismenya.

Mantan aktivis UGM yang keseharian naik turun angkutan umum dalam beraktivitas berujar, kepercayaan adalah modal utama menyampaikan pendapat dan kritik membangun.

“Paling utama adalah kepercayaan untuk mengukur seberapa besar integritas kita. Saya mendedikasikan diri untuk pembangunan Sulawesi Utara melalui kiprah saya di bidang politik dan pemerintahan sebagai pengamat yang memberikan masukan konstruktif bagi eksekutif dan legislatif,” terang Tumbelaka. (jerrypalohoon)

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara