
Jakarta, BeritaManado.com — Jedah waktu setelah hari terakhir menjalani tugas sebagai Anggota Polri aktif, Jumat (29/10/2021) kemarin, Brigjen Pol Aridan Jeremia Roeroe meluangkan waktu sejenak untuk berbagi sekilas kisah perjalanan karirnya.
Kepada BeirtaManado.com, mantan Kapolresta Manado ini menuturkan bahwa awal karir sebagai Anggota Polri yaitu di Polresta Balikpapan sebagai Perwira Samapta (Pamapta) yang merpakan pejabat yang bertugas semua unit operasional fungsi Kepolisan.
“Saat itu saya sangat menikmati tugas sebagai Anggota Polri karena pimpinan memberi kesempata untuk menangani semua laporan masyarakat pada tingkat awal. Bahkan, saat tugas malam, saya memimpin sendiri unit operasional untuk melakukan operasi justisi di jalan, melakukan penangkangkapan pelaku judi atau sering juga di menerobos tempat hiburan malam yang rawan gangguan,” ungkapnya.
Ditambahkannya, mendapat banyak kesempatan untuk menangani beragam permasalahan yang dilaporkan oleh masyarakat dan itu menjadi bagian dari pengalaman tugas sebagai Anggota Polri.
“Saat pulang tugas, tentu sebagai manusia sering merasakan kelelahan. Namun hal itu berbuah menjadi rasa bangga karena lama menjalankan tugas pengabdian,” ujarnya.
Pada bagian lain, Brigjen Pol Aridan Jeremia Roeroe adalah sosok yang sangat dekat dengan awak media, terlebih saat masih menjabat Kapolresta Manado.
Dikisahkan Meyki Kodoati, seorang wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) menuturkan bahwa pengalaman menjadi mitra kerja bersama Brigjen Pol Aridan Jeremia Roeroe tidak akan terlupakan.
“Sering bertemu beliau saat di Polresta Manado maupun Polda Sulut saat gelar perkara sejumlah kasus, kami selalu berbagi informasi. Intinya bahwa beliau sangat komunikatif saat saya dan teman-teman wartawan menanyakan perkembangan suatu kasus,” tandasnya.
Mewakili awak media yang dahulu menjalani tugas liputan di Poresta Manado, Meyki Kodoati menyampaikan selamat atas pengabdian selama menjadi Anggota Polri.
“Semoga karya pengabdian beliau selama ini menajdi inspirasi bagi banyak orang untuk bersama-sama mewujudkan suasana yang aman dan nyaman, minimal dari lingkungan tempat kediaman kita masing-masing,” katanya.
(Frangki Wullur)
