Manado – Jumat (14/12) siang ini, Jalan Yos Sudarso Paal Dua terutama dari arah tikungan Paal Tiga ke arah simpang empat patung kuda mengalami kemacetan panjang.
Pantauan beritamado, antrian kendaraan dari traffick light hingga mencapai 400 meter, diakibatkan kendaraan ke arah pasar dan terminal dari pusat kota kebanyakan mengambil jalur melewati patung kuda.
“Ini komang macet skali, sejak perubahan jalur saya amati justru kemacetan dari arah Kairagi ke Jalan Martadinata semakin panjang,” tutur Reinold Golung, warga Paal Dua.
Terlihat beberapa petugas dari Dinas Perhubungan Kota Manado berjaga-jaga di depan Swalayan Borobudur. (Jerry)

mungkin sudah saatnya pak WALIKOTA MANADO dan jajarannya mulai bekerja untuk segera membuat jalan layang di simpang empat patung kuda dan persimpangan jalan lainnya dalam kota manado dan sekitarnya. Sehingga kendaraan dari berbagai arah tidak bertemu pada titik persimpangan jalan tersebut. sebagai contoh di persimpangan jalan RE. Martadinata (kairagi) jurusan dari kota manado kearah bandara samrat dan kearah bitung. Apabila ada jembatan layang, maka kendaraan dari kota manado yg akan ke arah bitung bisa diarahkan untuk naik ke jembatan layang pertama, sementara kendaraan dari arah bandara menuju kota manado tetap melaju dijalan bawah, sehingga kendaraan tdk bertemu/berpapasan. Demikian juga kendaraan dari arah bitung mau menuju kearah bandara harus naik ke jembatan layang kedua agar tidak bertemu/papasan dgn kendaraan dari arah bandara menuju kota manado dan ke arah bitung karena memotong jalan. Mudah2an kalau sdh dibangun jembatan layang akan dapat meminimalisir jumlah titik kemacetan di kota manado khususnya di persimpangan jalan.
Ada penyempitan jalur akibat jembatan sempit dibelokkan dpn pom bensin paal dua. Knp proyek pelebaran jalan martadinata tidak dengan pelebaran jembatan?