Manado-Kondisi lesu lagi singgah pada sektor kepariwisataan Sulut. Situasinya tergambar pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut awal Desember, menyangkut angka-angka tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang dan jumlah wisatawan yang datang ke Bumi Nyiur Melambai.
Dari perbandingan year on year (YoY), TPK Oktober 2012 terhadap Oktober 2011 turun 5,40 poin. TPK Oktober 2012 sendiri mencapai 52,25 persen. Data turut menyebut malam kamar terjual secara YoY terjadi penurunan 9,36 persen.
Hal lain yang mengalami penurunan di Oktober adalah jumlah tamu menginap turun 14,95 persen, YoY rata-rata lama menginap 13,53 persen, juga rata-rata lama menginap antara September dan Oktober 2012 (month to month) turun 13,53 persen.
Sedangkan jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang masuk Oktober turun 11,10 persen, dengan total 1.867 orang. Secara kumulatif jumlah Wisman masuk Sulut sepanjang Januari-Oktober 2012 sebanyak 16.136 dibanding Januari-Oktober 2011 berjumlah 17.042, turun 5,32 persen. (alf)

Marijoh berbenah…. Ndak kalah kwa torang pe tujuan wisata…. cuma dia pe kalah orang Manado pe service ndak pass….. dalam arti tu turis yang akan mo bale cuma mo hitung deng jare…. coba lia Bali, Jogja…. Orang akan inga untuk mo bale lagi karena di perlakukan dengan fair dan baik. Kalu di Manado, pas ada wisatawan baik mancanegara maupun domestik langsung charge banyak-banyak bila perlu ‘kuras’ dorang pe doi samua….. dengan layanan yang STD. :( Marijoh sama-sama bangun itu Pariwisata di Sulut.