
Langowan – Sekolah Dasar berlabel SD Inpres saat ini kondisinya sedang berada di ujung tanduk. Jumlah murid bahkan ada yang tidak mencapai kuota 20 orang per ruangan. Namun rata – rata tidak ada yang ujian bersama dengan sekolah lain.
Pantauan BeritaManado.com sejak hari pertama hingga Rabu (8/5) siang, beberapa sekolah hanya bisa mengikutsertakan kurang dari 10 murid. Dari hasil temuan, ada peserta UN yang hanya berjumlah 4, 6, dan 8 murid dalam. Satu ruangan.
Seperti pengakuan Kepala Sekolah SD Inpres Tember Catrien Gorung, bahwa untuk tahun 2013 ini jumlah murid kelas VI yang ikut UN adalah 11 orang. Sedangkan untuk tahun depan hanya 6 orang. Dugaan sementara mengarah pada persaingan antar sekolah itu sendiri.
“Pada kenyataannya meski di satu desa ada satu sekolah, akan tetapi masih cukup banyak murid justeru memilih untuk bersekolah di luar kampungnya sendiri. Ini memang jadi tantangan bagi kami guru untuk bagaimana mempertahankan eksistensi sekolah,” ungkap Gorung.(ang)
