BOLMONG – Meski KPU Bolmong belum mengeluarkan data resmi mengenai hasil Pemilukada Bolmong, namun data sementara yang diperoleh beritamanado dari berbagai sumber menunjukkan Pasangan Usungan PDIP, PAN, PKS, dan PDS yakni, Salihi Mokodongan-Yani Tuuk jauh meninggalkan para kompetiter lain.
Hasil sementara antara lain: Salihi Mokodongan-Yani Tuuk (PDIP,PAN, PKS, PDS) mendapat 40,96 persen dengan perolehan suara 51.481 ribu, Limi Mokodompit-Meydi Pandeiroth (PKB,PKPB, dan gabungan partai lain), 27,95 persen dengan perolehan suara 35.138 ribu, Aditya Anugerah Moha (ADM)-Norma Makalalag (Partai Golkar dan Demokrat) 24,62 persen dengan suara 30.951 ribu, Sjamrizal (usungan Partai Gerindra dan lainnya), 5.947 ribu, dan Binol (Independen) 1,73 persen dengan suara 2.180 ribu.
Hasil ini masih sementara, karena data pemilih yang masuk baru 83,6 persen dengan pemilih berjumlah 129.363 dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 154.667. (abm)

rakyat jelata kamu baru masuk diforum ya?… saya bogani asli bukan bogani totabuan beda yg rakus tu bogani totabuan..
Selamat buat Bapak Salihi Mokodongan & Yani Tuuk…..sukses selalu for Bolmong……….
Mo komen apa lei so untung dorang… mana tu BAGANI TOTABUAN???
Ini Bogani asli di page sebelumnya dukung2 n paling gila ba dukung pa ADM,..mana dang skrg??so malo stow kang ca???hahahahahahai
Hehehehehe, torang masih di level itu… mar bagus kalau bukan incumbent atau keluarga yanng untung… khan ada penyegaran dgn pilkada ini ada dinasti baru… jadi so so talalau kenyang berttahun2 so siap2 jo mo dilengserkan juga siap 2 dapa pangge …krn lapaoran keuangan
Kalo so kalah ya kalah, nda usah banya penjelasan, MMS yang se ajar pa bolmong dgn doi, ya rasa jo itu kalah dgn doi hahahahaha, siapapun yg terpilih ya sudah kita lihat saja ke depan, orang blum bekerja kwa so dinilai gagal MERDEKA…
Mari torang belajar dari pengalaman. Selama 10 tahun ini perkembangan yang ada sebagaimana besar. Coba bandingkan dengan Gorontalo yang mungkin 10 tahun lalu Bol-Mong lebe maju. Mar skarang ta tinggal jao. Jalan2 di dari ujung mongkonai sampe inobonto rusak p rusak. Mana perhatian dari pemerintah khususnya bupati. nentau sibuk apa stou. cuma sibuk bangun dinasti. Dari segi marga so jelas2 bukan asli bolmong. Yang laki2 maupun perempuan. Sebenarnya yang lebe parah bukan MMS tapi orang2 yang suka mau diatur oleh MMS. Yang kuar cari muka. Ndak sadar diri do….!!!
Seorang pemimpin daerah ndak mungkin tau samua yang ada sedetail mungkin. Kan ada tim ahli yang bisa bantu, ada kepala2 dinas di setiap sektor pemerintahan. Jadi siapa yang terpilih yang penting bukan ADM. Politik yang dibilang kotor yang dilakukan cabup yang sekarang memimpin itu cuma iko2 dari politik yang lebe kotor dari pemimpin yang sebelumnya. Pake ancam2, lebe kotor dari money politik. Dari mama, ka anak abis itu somo sapa lei. Kurang dorang2 jo dang…??? Bulum stau. Coba kalu pemimpin sebelumnya memberikan contoh yang baik, pasti masyarakat atau calon berikutnya ndak berani mo ba beking yang bagitu. Ini kan contoh yang pemimpin sebelumnya da beking kong laeng kurang iko2. Kita stuju dengan Ruslan yang di atas.
JaQ: nda usah banya protes,trima knyataan!!!
ADM-NORMA nda main doi so???
Kasiang jo…so drg t raja doi,hahahahaha
Goodbye jo….
Politik uang adalah hasil didikan MMS kpd rakyat bolmong selama 10 thn. Jgn slahkan siapa2 kecuali MMS……………..
Terbukti sudah bhw ternyata dari semua calon, Salihi lah yg paling banyak uangnya. Bila ada calon lain yg ngasih 50, salihi lipat jd 100. Budaya politik seperti ini memang sangat buruk, krn bupati yg terpilh bkn dtg dari pilihan hati nurani rakyat, bkn jg dtg dr calon yg memiliki kompetensi yg tinggi, tetapi terpilih hanya krn punya uang sogokan. Saya yg berdiri netral sgt tdk yakin dgn kemampuan manejerialnya salihi dlm pemerintahan, tp tdk mengapa yg penting salihi dtg bkn dari dynasti politik.
Sekarang buktikan bhw anda wibawa dan kberanian utk membongkar kasus2 korupsi yg blm tersentuh selama 10 thn
Coba saja klo Engak serangan fajar (many politik) blm tantu kmu yani tuuk bersma dng wkilnx menang sementara… Klian it membodohi rakyat dng iming2 100.ribu rupiah yg d berikan kpd masyarakat naik turun rumah dri rumah ke rumah…. Woy sdah ad buktinx d masyarakat kami masih ad yg kmu blum byar…..!!!!!! Mau jdi ap bol_induk kedepan….!!!!!
Kmu it mengasihi tpi kasihmu menuntup imbalan..!!!
Ketar-ketir bakal kena ‘tsunami politik’ pasca-lengser dari kursi jabatan
Birokrat Bolmong Mulai Lirik Kotamobagu
Kotamobagu, KOMENTAR
Proses penghitungan suara dalam Pemilukada Bolmong masih berlangsung hingga saat ini. Dari data sementara yang
ada menyebutkan, pasa-ngan nomor urut 1 yakni Salihi B Mokodongan dan Yanny Ronny Tuuk, sudah berada di posisi
teratas.
Kondisi ini, rupanya, tak disangka-sangka oleh banyak pihak, tak terkecuali sebagian besar pejabat teras di
lingku-ngan Pemkab Bolmong. Mere-ka yang awalnya begitu yakin kalau pemilukada ini bakal dimenangkan secara telak
oleh pasangan ADM-Norma, bahkan hanya dalam satu putaran saja, kenyataannya terbalik.
Karuan saja, sejumlah peja-bat yang dikenal sangat loyal dengan Bupati Dra Hj Marlina Moha-Siahaan (MMS) yang
notabene adalah ibunda Adi-tya ‘Didi’ Moha (ADM), kini mulai dihinggapi perasaan ketar-ketir. Betapa tidak, kursi
empuk serta jaminan kenyamanan dan kesejah-teraan yang mereka miliki saat ini, diprediksi tak lama lagi sudah
harus mereka tinggalkan.
Kekuatiran mereka rupanya cukup beralasan. Sebab an-caman bakal dilengserkannya para pejabat loyalis terhadap
Ilongkow, lokasi rumah jabatan Bupati Bolmong yang hingga kini masih ditempati MMS, jika seluruh tahapan
pemilukada ini berakhir, mulai berhem-bus.Phobia (ketakutan) ini mulai menghinggapi para peja-bat tersebut, kalau
mereka masuk target pemangkasan oleh kepala daerah baru. Ka-ruan saja, para birokrat terse-but mulai siap-siap
berkemas dari ruangan sejuk dan kursi empuknya.
Bukan hanya itu saja. Sejum-lah pejabat di posisi strategis bahkan mulai menyusun ren-cana, untuk eksodus dari
lingkungan Pemkab Bolmong. Nah, daerah yang masuk daftar pertama mereka mengirimkan lamaran, tentu saja yang
paling dekat yakni Pemkot Kotamo-bagu.Hanya saja, Plt Sekkot Kotamobagu Drs Hi Muham-mad Mokoginta yang ditanya
Komentar sore kemarin, me-ngaku, belum menerima tam-bahan surat lamaran dari birokrat asal Pemkab Bolmong. “Belum
ada yang baru. Tapi tidak menutup kemungkinan akan ada lagi yang melamar ke sini,” ujarnya.
Sementara, seorang pejabat eselon II di Pemkot Kotamobagu kepada harian ini mengaku, dirinya baru saja menerima
telepon dari rekannya pejabat di Pemkab Bolmong. “Dia (si pejabat Bolmong, red) tanya kalau kira-kira bisa
melamar di pemkot. Saya bilang, coba saja masukkan lamarannya,” ung-kapnya tadi malam.
“Soal nanti diterima atau tidak, itu tergantung pertimba-ngan atasan. Saya hanya bilang, saya tidak punya
kewe-nangan apa-apa dalam penen-tuan jabatan,” lanjut si pejabat pemkot yang meminta, agar identitasnya tidak
usah diko-rankan.(cop)
dana pembangunan kantor bupati …da dimana kang…?
mantapkan untuk dipenjarakan para koruptor…tu para anggota dewan para calo proyek yang rakus………………
Mantap,,,!!! Merdeka,,,!!