Itu berarti Pasal 25:31-46 lebih penekanan atas legimitasi “mesianik” pada diri Yesus bahwa sekalipun Dia akan menderita tapi Dia akan datang kembali untuk menghakimi.
Hal ini sangat terasa sisi “apologetika” terhadap sosok Yesus untuk menghadapi “ekspetasi” orang Yahudi tentang mesias.
Oleh sebab itu frasa “anak manusia” (ay 31) apabila datang dalam kemuliaan-Nya adalah tentang “mesias” yang merujuk pada nubuatan Daniel 7:13-14 (dimana Yesus yang dimaksud).
Bahwa kemanusiaan Yesus adalah bentuk penjelmaan Allah, agar manusia ditebus (band. Kejadian 3:15; Yesaya 53:4,5; Matius 1:21; 20:28; Lukas 1:68-75; Yohanes 3:16,17; Galatia 4:4,5; 1Timotius 1:15; 1Yohanes 3:8; 4:10).
Kita ketahui Injil matius di tulis sekitar tahun 60-65 dan dia berhadapan dengan orang-orang Yahudi sehingga sangat kental kutipan-kutipan Perjanjian lama.
Apakah kita tergolong seperti kambing or domba? Yang jelas Persiapan new-normal menghadapi pandemi “corona” kita juga harus mempersiapkan iman dan perbuatan kita pada persitiwa New-Normal “parousia”.
Batusaiki: Pdt Lucky Rumopa MTh
Juli Minggu ke II 2020
