
Airmadidi – Proyek Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sulut yaitu rehabilitasi berkala ruas jalan Kauditan-Kema sepertinya mengabaikan dampak lingkungan hidup.
Terbukti, untuk memuluskan proyek yang bersumber dari APBD Sulut 2016 senilai Rp3.952.300.000 tersebut, pihak pengerja yaitu PT Rama Karya Cipta menebang puluhan pohon peneduh yang berada di tepi jalan.
Terpantau Selasa (15/3/2016), jalan Kaudita-Kema yang dulunya asri dan sejuk, kini gersang. Padahal, pohon peneduh tersebut telah ditanam beberapa tahun sebelumnya.
“Dulu kalau melewati jalan ini terasa sangat sejuk karena ada pohon peneduh. Sekarang sangat gersang,” keluh Ekin Bujung, warga Kema.
Plt Kepala Dinas Kehutan (Dishut) Minut Nico Macawalang ketika dikonfirmasi mengaku tidak ada pemberitahuan dari pihak perusahan perihal penebangan pohon di areal tersebut.
“Oh ya? Saya tidak tahu ada penebangan disana. Memang tidak ada koordinasi dengan kami. Nanti saya akan perintahkan petugas untuk mengecek kondisi lingkungan di jalan tersebut,” ujar Macawalang.(findamuhtar)
