
Langowan – Sejumlah proyek pembangunan jalan di beberapa daerah di Minahasa dianggap sebagian warga tidak jelas. Pasalnya, papan proyek yang terpampang tidak sebagaimana biasanya. Satu-satunya yang terlihat hanya logo Pemprov Sulut, Dinas Pekerjaan Umum, dan tulisan “Proyek ini dibiayai melalui dana APBD Provinsi Sulawesi Utara.”
Adapun beberapa lokasi yang saat ini proyek pembangunan jalannya sedang berjalan antara lain di wilayah Kecamatan Langowan dan Sonder. Di Langowan sendiri jalan menuju ke pasar dan beberapa desa seperti Wolaang dan Lowian kini sedang dilakukan pengerasan. Akan tetapi berkaitan dengan momen tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Minahasa, ada warga yang mengaitkan klaim proyek milik IVANSA tersebut dengan gubernur Sulut SH Sarundajang yang juga adalah ayahnya.
Akibat ketidakjelasan tersebut, muncullah berbagai tanggapan warga yang semakin bernada miring dengan adanya klaim bahwa proyek tersebut adalah milik calon bupati dan wakil bupati Minahasa JWS-IvanSa. “Alasan warga menganggap demikian mempunyai dasar yang kuat. Biasanya dalam sebuah papan proyek Dinas PU paling tidak tercantum siapa pelaksana proyek, jumlah hari dan besaran anggaran yang dialokasikan,” ungkap Agus Najoan, warga Desa Tounelet.(ang)

ini sngat lah berbahaya perlu di sterirkan sehingga tdak ada masyarakat yang terjebak pada rana politik,,,jangan kait-kaitkan dengan politik kalo mau membangun ya harus tulus,,,donk SHS
so jelas itu ada depe maksud… masa pemprov mo urus le tu jalang di lorong kampung?? nda jelas berapa depe anggaran, nentau sapa depe pelaksana.. masi banyak jalan propinsi yang perlu diperbaiki.. kong le beking tege2 cuma ja pilih2 nda beking jo samua lorong hehehe..
ngoni baru tahu dang ????…. Dorang pe calana tua ityuuu..wkwkwkwk..