Nasional

Politisi Milenial Kudu Gercep Mengelola Isu

Riset model seperti ini dijelaskan Dian, dapat memudahkan para elit partai politik dan konstituen dalam mengawasi atau memitigasi setiap isu atau agenda publik yang dibahas di ruang sidang DPR.

Soalnya, hal ini dilatarbelakangi dengan status melekat yang menempel pada anggota DPR.

Pertama, sebagai representasi dan citra kelembagaan partai politik.

Kedua, wakil dari daerah pemilihan masing-masing.

“Tentu saja, alat seperti radar. Dalam tema tertentu akan terlihat siapa anggota DPR yang menonjol atau menjadi News Maker,” tambah Dian.

Riset ini menggunakan tehnik media monitoring.

Ada enam (6) media massa yang dijadikan basis data riset.

Empat (4) media cetak yakni Kompas, Koran Tempo, Koran Sindo, dan Rakyat Merdeka.

Dua (2) media siber yakni tribunnews.com dan detik.com.

Data yang dicuplik adalah pemberitaan yang memuat nama dan tema anggota DPR.

Waktu pengerjaan 1 Oktober hingga 30 Desember 2019.

Penelitian dan analisis selanjutnya difokuskan pada lima (5) aspek sebagai berikut: 1) Frekuensi artikel; 2) Tema artikel; 3)Narasumber artikel (Bank of Statement); 4) tanggal publikasi ; 5) media.

(***/Finda Muhtar)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara