
Manado – Polda Sulawesi Utara kembali membuka seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira tahun 2018.
Sebanyak 73 orang Bintara Tinggi (Bati) berpangkat Aiptu dari berbagai Fungsi Kepolisian telah terdaftar untuk mengikuti tahapan seleksi yang dimulai 11 September 2018.
Proses seleksi PAG ini diawali dengan pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas Panitia dan peserta seleksi di aula Tribrata Mapolda Sulut, beberapa waktu lalu (10/9/2018).
Kapolda Sulut Irjen Pol Drs. Bambang Waskito dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakapolda Sulut Brigjen Pol Drs. Johni Asadoma saat memimpin pengambilan sumpah mengatakan, seleksi pendidikan alih golongan merupakan bagian dari fungsi pembinaan personel Polri yang dilakukan dengan berbagai tahapan seleksi untuk mendapatkan perwira Polri yang berkualitas.
“Proses seleksi menjadi perwira Polri sendiri dilaksanakan melalui berbagai tahapan seleksi mulai dari pendaftaran, pengiriman animo, pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas panitia dan peserta seleksi, rikmin, rikpsi, rikkes, ujian samjas beladiri Polri, assesment test, sidang kelulusan tingkat panda, dilanjutkan dengan rikmin panpus dan sidang kelulusan tingkat panpus,” jelasnya.
Menurut Wakapolda, proses seleksi Polri ini senantiasa mengedepankan prinsip ‘Betah’ yaitu bersih, transparan, akuntabel dan humanis.
“Untuk itu sebagai implementasi dari prinsip ‘Betah’, maka perlu diwujudkan dalam pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas panitia dan peserta seleksi yang dilaksanakan saat ini, sekaligus sebagai perwujudan tanggung jawab panitia dalam proses pelaksanaan seleksi sehingga dapat meniadakan peluang terjadinya penyimpangan dari aturan yang sudah ditetapkan,” kata Wakapolda.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Panitia Seleksi, seluruh peserta dan para Pengawas baik dari internal maupun dari eksternal.
(***/PaulMoningka)
