
Manado, BeritaManado.com — Setelah protes dari sopir dump truck terkait Solar Sulit di Sulawesi Utara (Sulut), PT Pertamina Sulut menjadi sorotan publik.
Dalam rapat dengar pendapat lintas Komisi DPRD Sulut, PT Pertamina dicerca berbagai keluhan masyarakat Sulut melalui anggota DPRD Sulut terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mengakibatkan antrian panjang di berbagai SPBU bahkan ada masyarakat yang tidak kebagian jatah BBM Subsidi.
Melihat hal itu, Sales Retail Manager Wilayah Suluttenggo, PT Pertamina, Angga Yudiwinata Putra yang hadir dalam rapat dengar pendapat lintas Komisi memaparkan langkah-langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan masaalah BBM tersebut.
“Per Januari sampai Agustus, kita sebenarnya sudah melakukan pembinaan kepada 15 SPBU, selain itu kita juga sebenarnya sudah janjian dengan pak Dirreskrimsus bahwa hari Kamis kita membicarakan bagaimana kita bisa mengurai antrian,” ucap Angga Selasa, (30/9/2025) dalam rapat lintas Komisi.
Tak hanya itu, Angga juga berjanji akan menyelesaikan antrian panjang yang sering kali di jumpai di berbagai SPBU di Sulut dalam waktu dua hari ke depan.
“Dalam dua hari kita coba untuk menyelesaikannya. Terkait gagal atau tidaknya saya siap dievaluasi. Jadi, ibaratnya saya memimpin di sini, kalau saya muslim ya, saya itu menjabat ya, Inna lillahi wa inna illahi rojiun,” terang Angga.
(Erdysep Dirangga)
