Peluang yang aman dan terjamin perlindungannya justru terbuka lebar di negara-negara maju seperti Amerika, Jerman, Jepang, dan lainnya.
Syachrul mengajak warga untuk memanfaatkan prosedur resmi yang ditawarkan.
“Kami ada di Manado, silakan datang kalau ingin sukses di luar negeri. Kantor kami terbuka. Kita atur berangkat secara prosedural supaya ada jaminan perlindungan kerja di luar negeri,” tegasnya.
Tingkatkan Kompetensi dan Dukungan Pemerintah Pusat
Meski menyadari bahwa edukasi mengenai prosedur penempatan PMI yang aman sering kali tak serta merta diterima masyarakat, BP3MI terus mendorong calon pekerja migran untuk mempersiapkan diri dengan matang.
Kunci sukses, kata Afriyadi, adalah melatih diri, meningkatkan kompetensi, dan menguasai bahasa.
Bahkan, ia menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto, memiliki perhatian besar terhadap minat kerja warganya di luar negeri.
Rencananya, sekitar 500.000 orang akan difasilitasi dengan pelatihan agar siap dan kompeten untuk bekerja ke luar negeri pada tahun depan.
Mengakhiri imbauannya, Afriyadi kembali mengajak masyarakat untuk mengikuti prosedur yang ada.
“Sekali lagi, mari ikut prosedur yang ada. Salam proteksi, migran aman, keluarga sejahtera, Indonesia Jaya,” tutupnya.
(jenlywenur)
