Opini

Percakapan Usai FIFA Batalkan Pildun U20 di Indonesia: Ini Rahasia Anak-anak Yahudi Pintar

Hal itu akan mengganggu pertumbuhan.

Mereka juga menyiapkan pil ikan untuk anak-anak.

Mereka lebih dulu makan buah, baru roti dan nasi.

Makan buah setelah nasi atau roti membuat kantuk dan malas kerja.

Israel termasuk negara penghasil rokok.

Tapi kebanyakan mereka tidak merokok.

Mereka tahu bahwa nikotin akan merusak sel utama dalam otak.

Merokok tidak saja berdampak pada perokok, tapi juga keturunannya.

Keturunan menjadi bodoh karena merokok.

Anak-anak Israel harus belajar dan menguasai tiga bahasa, yaitu Ibrani, Arab dan Inggris.

Sejak kecil mereka harus aktif berolah raga.

Olah raga terkenal adalah menembak, memanah dan lari.

Menembak dan memanah akan membuat otak anak cemerlang dan mudah terfokus pada aktivitas berpikir.

Saya terkagum-kagum mendengar cerita pengalaman itu.

Kehebatan mereka karena pendidikan dalam keluarga.

Lebih lanjut Tanja katakan: “Stefan, bangsa kami kecil, tapi banyak di musuhi. Kami memiliki banyak kehebatan. Karenanya kami ditakuti semua negara tetangga dan disegani dunia”.

Saya menimpalinya: “Tanja, bangsa kami besar, luasnya 5.180.053 km persegi dan berpenduduk 275 jutaan jiwa. Letaknya juga jauh di Asia Tenggara sana. Kami takut Israel! Bangsa kami paling pengecut. Kami begitu takut kepada 20-an pemain sepak bola Israel U20 yang hendak berlaga di Indonesia. Beberapa hari ini kami ricuh. Presiden FIFA, Gianni Infantino sudah membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia U-20”.

Sambil tertawa, Tanja menyodorkan Sportschau dari kantor FIFA di Zürich Swiss.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara