Berita Utama

Perbaikan Jalan Rusak Mendesak di Manado

Perbaikan Jalan Rusak Mendesak di Manado
Benteng Belanda di atas bukit Paal Dua, punya nilai sejarah tinggi namun tidak diperhatikan, akses jalan rusak (foto beritamanado)

MANADO – Perbaikan jalan rusak termasuk di beberapa lorong di pusat kota Manado harus menjadi prioritas Pemkot Manado. Hal ini jika benar-benar Pemkot Manado serius menjadikan ibu kota Sulut ini sebagai kota tujuan wisata. Hal ini diutarakan Novri Darondo, Pemerhati Masalah Sosial Kemasyarakatan kepada beritamanado, Jumat (12/8).

Opi sapaan akrabnya menegaskan, beberapa daerah tujuan wisata di Indonesia, misalnya Bali, sangat memperhatikan sarana jalan, sehingga hampir tidak ada jalan di Pulau Dewata Bali yang rusak.

”Di Manado masih banyak jalan rusak, apalagi jalan lorong, masih banyak. Dan, ini saya kira butuh pembenahan, ”ujarnya. (brn)

4 tanggapan untuk “Perbaikan Jalan Rusak Mendesak di Manado”

  1. “Soal sampah tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga DPTNB, dan Jumat kemarin Tim Ekowisata baru saja menyusun Rencana Pengembangan Pariwisata termasuk Bunaken di bawah koordinasi Pahlano Daud.”

    Jadi DPTNB bertanggung jawab thd orang2 buang rumpu di sepanjang sungai Tondano? Dorang bertanggung jawab so kalu ada tanta buang rumpu di daerah paal 2 ato singkil?

    Itu puncak tanggungjawabnya ada pa Vecki! Jangan melempar tanggung jawab ke pihak lain sementara jabatan WALIKOTA yang mempunyai TUGAS, AMANAT, WAKTU, DANA, serta SARANA.

  2. Adoh… cuma tu benteng itu kong mo berharap tu barang pe kacili bisa mo menarik turis?? Gosh, turis Eropa so pastiu deng tu barang2 model2 bagitu kasiang….. hehehehehe….. Jalan rusak bukan masalah, apalagi kalo cuma for backpackers (jangan dulu ba harap kasiang turis high class mo datang ke Manado), yg penting bagaimana mo ator tu daerah tujuan pariwisata rupa Bunaken dsb.

  3. Bung Anes yth, pada tahun 2011 ini walikota dan wakil walikota Manado belum banyak bisa dinilai karena masih menggunakan pembiayaan apbd produk pimpinan lama. GSVL AI dilantik 8 Des. Sementara APBD ditetapkan 30 November. Jadi soal penilaian ada kekurangan wajar tapi tantu blum bisa diukur dari perspektif janji politik.
    Kedua, Ekowisata itu tercetus pada Workshop Mindsetting Januari 2011 yg dihadiri oleh unsur Pemerintah, Akademisi, LSM/Ormas, dan Perwakilan Masyarakat spt LPM, bukan jadi komoditas kontrak politik atau kepentingan Pilwako.
    Ketiga soal Bunaken dan menjaga terumbu karang, qta kira Bung akan menyesali penilaian. Soal sampah tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga DPTNB, dan Jumat kemarin Tim Ekowisata baru saja menyusun Rencana Pengembangan Pariwisata termasuk Bunaken di bawah koordinasi Pahlano Daud.

  4. NAH ITULAH MENJUAL KECAP SAAT KAMPANYE LALU AKIBATNYA SKARANG MENUAI SOROTAN. BUNG NOVRI, YANG NAMANYA EKO WISATA ITU ADALAH KONSEP YANG DIBUAT OLEH ORANG-ORANG CERDIK PANDAI MEREKA MELIHAT BANYANYA ORANG DARI NEGARA LUAR YANG AKAN MENGUNJUNGI MANADO SAAT WOC DAN SAIL BUNAKEN ADALAH MOMENT TEPAT UNTUK MEMASUKAN PROGRAM EKO WISATA DALAM KEPENTINGAN PILWAKO LALU, DAN TEPAT RAKYAT MANADO TERBIUS TANPA PIKIR PANJANG LAGI LANGSUNG COS. BUNG NOV YANG NAMANYA TURIS MANCANEGARA TERUTAMA BULE, ITU DE FAKTONYA LEBIH TAU BUNAKEN DARI PADA MANADO. BANYAK PEJABAT KITA YANG MEMANFAATKAN NAMA BUNAKEN HANYA UNTUK SEBUAH KEPENTINGAN YANG BERBAU POLITIK DAN KARIR MEREKA DIBIROKRAT PADAHAL KEPEDULIAN MEREKA UNTUK MENJAGA TERUMBU KARANG MEMBERSIHKAN LAUT DARI BANYAKNYA SAMPAH YANG DATANG DARI KALI JENGKI DAN SAMPAH KOTA MANADO YANG MENGOTORI LAUT BISA DIKATA HAMPIR TIDAK ADA, KALAUPUN ADA ITU DARI LSM LINGKUNGAN HIDUP DAN ORGANISASI PENCINTA LAUT. JADI SOAL JALAN RUSAK YANG DIHUBUNGKAN DENGAN EKOWISATA. MASIH LEBIH BAIK MENYOROTI PERATURAN DENDA BUANG SAMPAH SEMBARANGAN YANG SUDAH TIDAK ACTION LAGI.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara