
Tondano, BeritaManado.com — Pengelolaan objek wisata pantai yang ada di sepanjang wilayah timur Kabupaten Minahasa membutuhkan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah, bahkan pihak lain yang berkepentingan dalam pengembangan sektor pariwisata.
Pantauan BeritaManado.com pada salah satu lokasi wisata pantai di Desa Parentek Kecamatan Lembean Timur, Minggu (4/10/2020), sepintas memang terlihat jelas minat masyarakat lokal Minahasa saat berada di lokasi wisata desa tersebut.
Sepertinya pengunjung tidak mempedulikan secanggih apa fasilitas yang disediakan pengelola untuk memanjakan setiap orang yang datang.
Menurut salah satu warga Langowan Flora Mandagi, bahwa dirinya sebagai pengagum wisata pantai mengatakan bahwa yang penting yaitu kondisi lingkungan objek wisata itu sendiri.
“Yang penting kondisi lingkungan pantai yang dikunjungi itu bersih dan nyaman, itu sudah cukup bagi saya dan keluarga untuk refreshing. Soal fasilitas itu relative, karena menyesuaikan dengan kondisi. Namun baik juga jika kedepan pengelola memikirkan untuk menyediakan fasilitas lebih modern dari saat ini,” ungkapnya.
Pada bagian lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Drs Teddy Sumual MAP, kepada BeritaManado.com mengatakan bahwa pihaknya beberapa waktu lalu sudah melakukan peninjauan di seluruh lokasi objek wisata di pantai timur Minahasa.
“Kami sudah melihat kondisi dan apa saja yang perlu untuk diperhatikan. Yang pasti, sesuai dengan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Minahasa saat ini, kami akan melakukan pendampingan secara berkelanjutan seperti progam pelatihan yang Sudha dua tahun terakhir ini kami gelar dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya,” jelas Sumual.
Ditambahkannya, kedepan program tersebut akan tetap dilakukan bahkan ditingkatkan demi mengejar menggairahkan kembali sektor pariwiata yang saat ini lagi elsu akibat Pandemi COVID-19.
“Khusus untuk faslitas di objek-objek wisata tentu kami kembalikan kepada masing-masing pengelola. Akan tetapi untuk hal-hal tertentu, Pemkab Minahasa bisa mengupayakan bantuan yang biasanya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pariwisata. Mudah-mudahan tahun 2021 nanti kami bisa melakukan lebih lagi dari saat ini. Mari kita sama-sama berdoa agar Pandemi COVID-19 segera berlalu,” tandasnya.
(Frangki Wullur)
