Tahuna – Pembentukan Provinsi Nusa Utara mulai ada titik terangnya. Pasalnya, panitia persiapan pembentukan dari Provinsi Sulawesi Utara, akan turun melakukan deklarasi pembentukan Provinsi Perbatasan Nusa Utara di Kabupaten Kepulauan Sangihe 25 April mendatang.
Hal ini diungkapkan Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Drs HR Makagansa MSi, ketika memimpin apel korpri di halaman Kantor Bupati, Rabu (17/4).
Menurutnya, sebagai tuan rumah pelaksanaan deklarasi pembentukan provinsi baru Nusa Utara, harus proaktif mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
“Sebab ini merupakan kegiatan yang sangat penting memajukan daerah kepulauan dan perbatasan kedepannya,” katanya. Ia juga mengatakan, pemerintah daerah mempersiapan sedang mempersiapkan panitia pembentukan daerah pemekaran Kabupaten/kota baru.
“Karena Kabupaten Kepulauan Sangihe akan dipersiapkan menjadi tiga daerah pemekaran, yaitu Kota Tahuna, Kabupaten Sangihe Selatan dan Pemindahan ibu kota Kabupaten Sangihe,” katanya.
Dalam persiapan deklarasi Provinsi Nusa Utara, surat undangan pemberitahuan penyelenggaraan kegiatan tersebut sudah dicetak dan mulai diedarkan, Rabu (17/4). Dukungan pembentukan Provinsi Nusa Utara bukan hanya datang dari pemerintah tetapi elemen masyarakat.
“Sebagai wakil rakyat saya menyatakan dukungan pembentukan Provinsi Nusa Utara. Sebab pembentukan provinsi ini akan berdampak positif untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan dan perbatasan,” ungkap anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Benhur Takasihaeng.
“Diharapkan pembetukan Provinsi Nusa Utara cepat direalisasikan. Sebab selain berdampak pada pendekatan pelayanan kepada masyarakat juga akan memberikan solusi pengurangan pengangguran,” tutup Tokoh Muda, Alfrits Sam Daleda. (gun)
