Sangihe

Pembahasan APBD 2015, Makgansa berang kepada pihak exekutif

Tahuna – Pembahasan APBD 2015 yang sedang berlangsung selang tiga hari ini masih pada posisi rapat antar komisi, Hal yang menarik dalam sidang tersebut dimana terjadi perdebatan antara Komisi A dan Komisi B menyangkut tata tertib pembatasan waktu dimana jam sudah menunjukan
pukul 16.00 wita. rapat pembahasan ini masih belum selesai tanggapan dari komisi B.

Pedebatan antar komisi inilah membuat Wakil Ketua DPRD Risald Paul Makagansa dengan suara keras mengatakan perdebatan masalah waktu ini dikarenakan tidak disiplinya pihak exekutif khusunya tim anggaran menyerahkan dokumen APBD 2015 ke pihak Legislatif sehingga pembahasan
ini masih terus berlangsung.

“ Perdebatan masalah waktu sesuai tantib ini sebenarnya tidak akan terjadi seperti ini kalau pihak exekutif daqlam hal ini tim anggaran tepat waktu memberikan dokumen APBD 2015 ke DPRD.,” Tegasnya dengan nada tinggi.

Dikataknnya pula, sejumlah kepala SKPD dalam memaparkan programnya pada tahun 2015 melalui penganggaran selalu mengatakan karena keterbatasan dana atau anggaran, Hal ini tidak masuk akal, kalau dokumen ini secepatnya diberikan ke dewan tentu bias dibahas secara detail sehingga pengganggaran pada program disemua SKPD bisa terpenuhi, artinya kalau salah satu SKPD anggarannya melebihi akan dialihkan ke SKPD lain.

“ Setiap akhir pemaparan selalu mengatakan karena keterbatasan dana sehingga program tidak berjalan dengan baik, bagaiman anggaran bisa merata disemua SKPD yang ada kalau dokumennya nanti diserakan sekarang, bagaiman kami bisa membaginya. “ tandas Makagansa.(gun).

4 tanggapan untuk “Pembahasan APBD 2015, Makgansa berang kepada pihak exekutif”

  1. Mau bertanya Kenapa…?????
     
    karena mereka punya segala2nya…
    Kekuasaan…Uang…Koneksi…Ambisi…
     
    yang mereka tidak punya hanya satu…MALU
     
    lw mau bilang einstein sampah..????
    baiklah…saya terima lw bilang saya sampah…
     
    tapi yang pasti…bahwa Einstein jauh lebih pintar dari para junjunganmu itu…
     
    dan jika ‘sampah’ lebih pintar…maka…maka…lebih buruk dari sampah adalah…..????
     
    hahahaha….

  2. Einstenin,Sotaiminya Ngana Tudia,sopande so Ngana?blum ada apa2 sobabicara tinggi ,dorang itu rakyat ada pilih,seharusnya Ngana bertanya,kenapa dorang bisa meraih semua itu?kong kita motanya sohebat apa so Ngana kong kePDan Barasa diri lebe jago dari dorang ?hahaha Ngana itu cuma sampah kasiang

  3. Kalau Bupatinya Maka…
     
    Kalau Ketua DPRDnya Maka…
     
    Kalau Sekwannya Maka..
     
    Kalau Ketua Golkarnya Maka…

    Maka…?????

  4. Kalau satu orang murid bodoh berarti si murid yang malas belajar…
     
    Kalau dua tiga orang bodoh berarti guru harus lebih giat mengajar…
     
    Kalau hampir semuanya murid bodoh berarti gurunya yang bodoh…
     
    hahahahahaha….

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara