Legislator Sulut Teddy Kumaat menilai pariwisata adalah leading sektor pemerintahan propinsi justru tidak dioptimalkan secara maksimal.
Hal ini menurut Kumaat bisa dilihat dari kunjungan turis manca negara tiga tahun terakhir ini dan bandara Sam Ratulangi terancam bisa dicabut status sebagai Bandara Internasional karena penerbangan langsung dari dan keluar negeri hampir tidak ada.
“Tiga tahun terakhir ini kunjungan turis manca negara menurun drastis. Pesawat silk air juga sudah mengurangi jadwal penerbangan ke luar negeri.
Ini bahaya dan bisa akibatkan status bandara internasional yang dimiliki Bandara Sam Ratulangi dicabut,” ujar Kumaat saat sinkronisasi terkait LKPJ antara Pansus dan Eksekutif.
Selain itu potensi-potensi wisata yang ada di Sulut tidak diperhatikan secara serius oleh pemerintah propinsi. (lo)

tanya SDM-nya mana? pariwisata?baru tasono, sedangkan mimpi mar blum.