
Katim Tarsius Polres Bitung, Aipda Angky Koagow saat mengamankan seorang pria yang kedapatan membawa senjata tajam.
Peliput: Syarif Umar l Bitung
Tim Tarsius Polres Bitung mengamankan seorang pria berinisial Z (29), warga Kecamatan Aertembaga, yang kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau badik saat patroli cipta kondisi, Minggu dini hari sekitar pukul 02.40 WITA.
Penangkapan tersebut dilakukan ketika Tim Tarsius yang dipimpin Katim Tarsius Aipda Angky Koagow melaksanakan patroli rutin di kawasan pertokoan dan area tunggu penyeberangan menuju Pulau Lembeh.
Saat menyisir lokasi, petugas mendapati sekelompok anak muda sedang berkumpul. Ketika dilakukan pemeriksaan, salah satu pria terlihat membuang sebuah benda ke arah laut. Aksi mencurigakan itu langsung mengundang perhatian petugas yang kemudian bergerak cepat melakukan pengecekan.
Dari hasil pemeriksaan, benda yang dibuang tersebut diketahui merupakan satu bilah senjata tajam jenis pisau badik. Tim Tarsius kemudian segera mengamankan pria tersebut beserta barang bukti guna mencegah potensi gangguan keamanan dan tindak kriminalitas.
Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku mengakui pisau badik tersebut adalah miliknya. Ia mengaku sebelumnya menyimpan senjata tajam itu di pinggang sebelah kiri dan membuangnya saat melihat kedatangan petugas patroli.
Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad Ari Pratama Anugrah, menegaskan bahwa patroli cipta kondisi merupakan upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada jam-jam rawan.
“Polres Bitung terus meningkatkan patroli rutin sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak pidana maupun gangguan keamanan lainnya. Kepemilikan dan membawa senjata tajam tanpa hak sangat berpotensi menimbulkan tindakan kriminal dan meresahkan masyarakat. Karena itu kami akan menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Katim Tarsius Aipda Angky Koagow mengatakan pihaknya akan terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli rutin guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Kegiatan patroli cipta kondisi akan terus kami lakukan secara rutin, terutama di lokasi-lokasi yang dianggap rawan. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak membawa senjata tajam maupun melakukan aktivitas yang dapat memicu gangguan keamanan,” ujarnya.
