
Manado – Warga Sulawesi Utara (Sulut) diminta untuk waspada terhadap bencana tanah longsor menyusul hujan deras yang terus mengguyur. Pasalnya, di Sulut rawan terjadi banjir dan tanah longsor.
Hal ini dihimbau Ketua Senat Mahasiswa (Semah) Fisip Unsrat, Melky Pangemanan. ”Warga harus menjauhi daerah rawan banjir dan tanah longsor,” tutur Pangemanan.
Dia mengatakan, dengan curah hujan yang cukup tinggi maka kemungkinan terjadi tanah longsor dan banjir itu ada. Di daerah ini, banyak wilayah yang rawan banjir dan tanah longsor seperti di Kota Manado, dan beberapa Kabupaten dan Kota. (oke)

Luji Pencitraan…
Coba skrg kalu melky berani, kritisi KNPI sulut, yg banyak skali masalah..
Mar kita rasa dia berani… Torang mo tunggu bung
Himbauan bisa dilakukan oleh siapa saja, apa yang dihimbau oleh anak muda ini perlu kita apresiasi… bukan dipatahkan semangatnya. dari pada wakil rakyat kita yang sudah mulai membisu
Pangemanan sudah tahu dan cerdas dalam menempatkan posisinya sbg figur pemimpin.. Maju terusss…
Hahhaaa.. Memang nintau apa ini menamakan “makang puji”. Coba ngana belajar ba baca dulu. Hahahaa.. Ada ley orang bgtu eh. Melky pe maksud himbauan, dia comment bgtu. Kasiang jo. Buat melky, nda usah taru kira orang model bgtu. Hehehe…
Kalu berani pake nama asli kwa “makang puji”. Hihihi
MELKI NGANA BIKIN DIRI SO SAMA DENG WALIKOTA, SALAH ALAMAT OM. BIAR JO ITU DOMAINNYA PIMPINAN DAERAH, BACA BERITA KWA…..
Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dinas PU, dinas Kesehatan bantu Kades/Kumtua/Sangadi/Kapitalaung/Camat/Bupati turun bersama mendatakan dan memetakan serta mengambil langkah antisipasi daerah rawan banjir dan longsor