Berita Utama

Olly Dondokambey Ada di Momen Penting Megawati–Dubes Tiongkok, Ini Artinya untuk Sulut

Olly Dondokambey ikut di lingkar inti pertemuan Megawati & Dubes Tiongkok
Olly Dondokambey mendampingi Megawati Soekarnoputri bersama jajaran elite PDIP saat bertemu Dubes Tiongkok Wang Lutong di Jakarta membahas isu geopolitik dan kerja sama strategis.

Penulis: Tim Redaksi

Figur Sulawesi Utara kembali tampil dalam panggung strategis nasional. Olly Dondokambey mendampingi Megawati Soekarnoputri dalam pertemuan dengan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, di Rumah Dinas Dubes Tiongkok, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari dinamika geopolitik global, ketahanan pangan, hingga peningkatan kerja sama di bidang riset, inovasi, dan kebudayaan antara Indonesia dan Tiongkok.

Dalam pertemuan itu, Megawati yang juga menjabat Ketua Umum PDI Perjuangan didampingi sejumlah elite partai, yakni M. Prananda Prabowo dan Puan Maharani.

Kehadiran jajaran inti partai ini menegaskan pentingnya forum tersebut dalam konteks komunikasi strategis lintas negara.

Megawati yang juga menjabat Ketua Umum PDI Perjuangan didampingi sejumlah elite partai, yakni M. Prananda Prabowo dan Puan Maharani.
Megawati yang juga menjabat Ketua Umum PDI Perjuangan didampingi sejumlah elite partai, yakni M. Prananda Prabowo dan Puan Maharani.

Di tengah komposisi elite tersebut, kehadiran Olly Dondokambey sebagai Bendahara Umum PDI Perjuangan menjadi sorotan tersendiri, khususnya dari perspektif politik Sulawesi Utara.

Posisi Olly yang berada di lingkar inti kepemimpinan partai sekaligus aktif dalam forum strategis seperti ini memperlihatkan bahwa kader dari Sulut memiliki peran nyata dalam dinamika nasional, bahkan dalam jalur diplomasi non-formal.

Bagi Sulawesi Utara, momentum ini menjadi sinyal kuat bahwa daerah tersebut tidak hanya berkontribusi di level regional, tetapi juga memiliki representasi dalam percaturan nasional hingga internasional.

Selain itu, isu yang dibahas seperti ketahanan pangan serta kerja sama riset dan inovasi membuka peluang konkret bagi daerah, termasuk Sulut, untuk terlibat lebih jauh dalam pengembangan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, dan ekonomi berbasis pengetahuan.

Pertemuan ini juga mencerminkan penguatan hubungan Indonesia–Tiongkok yang tidak hanya berlangsung melalui jalur pemerintahan resmi, tetapi juga melalui komunikasi tokoh dan partai politik sebagai bagian dari diplomasi strategis.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara