
Manado – PDI Perjuangan berjasa ketika ikut mengusung Yasti Soepredjo Mokoagow terpilih sebagai Bupati Bolmong pada Pilkada 2016 lalu.
Jasa PDI Perjuangan tersebut diungkapkan Yasti Mokoagow di hadapan pengurus PAC, ranting dan kader pada rapat koordinasi (Rakor) yang dihadiri Ketua DPD PDIP Sulut, Olly Dondokambey di Hotel Sutanraja, Kota Kotamobagu, Sabtu (9/3/2019).
“Saya yakin PDI Perjuangan akan menang di Bolmong dan saya siap mendukung calon legislatif PDI Perjuangan pada Pemilu 17 April 2019 mendatang,” jelas Yasti di hadapan ribuan kader dan simpatisan PDI Perjuangan.
Yasti Mokoagow pun mengaku pernah ditawarkan menjadi Ketua DPC PDIP Bolaang Mongondow.
“Pak Yanny Tuuk (wakil bupati Bolmong kader PDIP) sudah tawarkan. Saya telah tanya champion-championnya siapa-siapa, karena tak mungkin semua calon akan duduk. Paling tidak calonnya harus punya dasar, sia-sia kita pegang Joker tapi tak punya dasar. Tapi untuk DPR-RI saya ibu Adriana (Adriana Dondokambey, red),” tandas Yasti.
Yasti Mokoagow juga memaparkan hubungan baik dengan Olly Dondokambey bahkan semenjak sama-sama duduk di DPR-RI.
“Saya menjadi Bupati atas permintaan Olly Dondokambey dan diusung oleh PDI Perjuangan. Kami bersahabat baik. Jadi kalau bersahabat, tidak mungkin saya berkhianat kepada Olly Dondomambey. Siapapun yang nanti merusak hubungan saya dengan pak Olly, itu keliru. Karena pak Olly selalu kroscek langsung kepada saya. Ibu bapak tidak tahu hubungan saya dengan Gubernur. sejak bersam Sama di DPR RI, kita sama sama menopang,” terang Yasti yang tampak menepis isu hubungannya dengan PDI-Perjuangan tak baik.
Ketua PDIP Sulut, Olly Dondokambey pada sambutan pembukaan Rakor menyambut hangat dukungan dari Yasti.
“Sudah dengarkan dari ibu Yasti. Jadi kalau ada yang menghalangi-halangi kita lapor ke ibu Yasti,” kata Olly yang disambut teriakan kader yang hadir.
Yasti sendiri yang dikonfirmasi usai menghadiri Rakor tak membantahnya.
“Iyakan, saya menanyakan champion-champion siapa, karena di Bolmong ada dari partai lain dan ada juga dari PDI-P. Jadikan ada partai lain juga, kira-kira seperti itu,” jelas Yasti menjawab pertanyaan wartawan.
“Dan kalau Tanta Na’ (Adriana,red) mo datang dan Tanta Na’ bilang mo maso di wilayah Kristen, dan saya oke persilakan sama-sama,” tambah mantan Ketua PAN Sulut ini.
(Tim/JerryPalohoon)
