Agama dan Pendidikan

Olly Dondokambey Buka Camp Pria Bangkit, FK-PKB PGI Perkuat Iman dan Ketangguhan Pria Kristen

Ketua FK-PKB PGI Olly Dondokambey memberikan sambutan saat pembukaan Camp Pria Bangkit 2026 di BPMP Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat iman dan ketangguhan pria Kristen dalam keluarga dan gereja.
Ketua FK-PKB PGI Olly Dondokambey memberikan sambutan saat pembukaan Camp Pria Bangkit di BPMP Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat iman dan ketangguhan pria Kristen dalam keluarga dan gereja.

Olly Dondokambey Buka Camp Pria Bangkit di Minahasa, Dorong Kebangkitan Spiritual Pria Kristen

Ketua Forum Komunikasi Pria/Kaum Bapa (FK-PKB) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Olly Dondokambey, SE, resmi membuka Camp Pria Bangkit di BPMP Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (19/2/2026). Kegiatan empat hari ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran pria Kristen dalam keluarga, gereja, dan kehidupan sosial.

Camp yang digelar atas kerja sama FK-PKB PGI dan SAG Sulutteng ini menghadirkan rangkaian seminar dan pembinaan spiritual yang dirancang untuk membentuk karakter pria yang kuat, tangguh, dan berakar dalam iman.

Dalam sambutannya, Olly Dondokambey menekankan pentingnya kebangkitan spiritual dan tanggung jawab pria sebagai kepala keluarga sekaligus pelayan gereja — sebuah pesan yang menjadi roh dari seluruh rangkaian kegiatan.

Senada dengan itu, Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM, Ir. Maurits Mantiri, MM, menilai kegiatan ini hadir di saat yang tepat dan relevan dengan kondisi sosial yang ada saat ini.

“Kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas iman para bapak-bapak, karena data yang ada banyak persoalan dalam kehidupan sosial kita bermasalah dari kehidupan keluarga yang tak harmonis. Keluarga yang tak harmonis itu merupakan tanggung jawab bapak-bapak, karena sebagai imam dalam keluarga,” tegas Maurits Mantiri.

Pernyataan tersebut memperkuat urgensi Camp Pria Bangkit 2026 sebagai respons konkret gereja terhadap tantangan kehidupan keluarga modern yang kian kompleks.

Ketua Komisi Pria Kaum Bapak (KPKB) Pucuk Pimpinan Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM), Pnt. Stefen Supit, SH, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan nyata pembinaan rohani para bapak gereja.

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk penggembalaan bapak-bapak gereja yang bertumbuh, berakar dan berbuah dalam iman, kuat dan tangguh menghadapi tantangan dalam berkeluarga,” ujar Stefen Supit.

Lebih jauh, Stefen menjelaskan bahwa camp ini juga difokuskan untuk membekali para peserta menghadapi berbagai pergumulan kehidupan sehari-hari.

“Selain itu melalui kegiatan ini juga dimaksimalkan untuk membekali bapak-bapak dalam menghadapi pergumulan-pergumulan kehidupan bahkan ujian dan cobaan,” lanjutnya.

Tak sekadar pembinaan spiritual, Camp Pria Bangkit 2026 juga diharapkan menjadi ruang transformasi yang mendorong para peserta mengaplikasikan nilai kasih secara nyata — dalam keluarga, lingkungan gereja, maupun kehidupan sosial yang lebih luas.

(rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara