AMURANG – Ketua MSCW Ir Yulius Pesik ketika menghubungi media ini mengaku kaget dengan hutang Minsel yang besar itu.
‘’Saya kaget, bahwa hutang Minsel ke pihak ketiga sebesar itu. Dengan demikian, saya sampaikan perang terhadap kepolisian RI khususnya Polda Sulut dan Polres Minsel untuk lakukan penyelidikan secara maksimal. MSCW minta, kasus hutang Minsel harus diselesaikan segera. Semua mantan pejabat yang bertugas di Minsel harus dipanggil untuk memberi keterangan,’’ tukas Pesik.
Ditambahkan Pesik, mantan bupati Drs RM Luntungan, mantan wakil bupati Ventje Tuela, Ssos bersama mantan Ketua TP PKK Ny Hetty Roost Mawuntu sudah beberapa kali dipanggil KPK di Jakarta untuk memenuhi panggilan dalam rangka pemeriksaan APBD 2006-2007.
‘’Saya tegaskan, bahwa tak hanya RML, VT, HRM yang harus dipanggil dan diperiksa. Termasuk, mantan Sekda Minsel Drs NA Mangangantung, mantan Kepala Dinas Keuangan Drs Boy Pandeirot serta mantan bendahara sekretariat Merry M Togas, SE dan mantan bendahara pembantuan bupati dan yang terkait lainnya harus dipanggil KPK. Kata Pesik, mereka-mereka yang juga kaki tangan mantan pejabat Minsel tersebut harus dipanggil KPK untuk mempertanggungjawabkan semua keuangan. Dan saya sampaikan, KPK tak bisa dikonfrontir dengan hal-hal yang bisa melalaikan tugas mereka,’’ pungkas lelaki yang hoby menggunakan topi ini. (ape)

Aceng, pemerintah sekarang wajib kase tau berapa hutang pemkab karena dorang yang punya data-data itu. Supaya masyarakat tau dari awal, baru ada lembaga lain yang audit supaya tau dp nilai sebenarnya. Tapi so bagus itu pemkab sekarang ada umumkan itu hutang pemkab ke pihak ketiga…
Mantap ini Bung Pesik, so bagonggong rupa itu anjing herder do eh. Sabar, jang dapa serangan jantong lei.
Informasi soal hutang2 Pemkab Minsel itu masih simpang siur, belum jelas. Itu baru dari verifikasi Pemkab yang skarang, jadi mungkin ada “politik” untuk saling menjatuhkan di sini demi mencari muka & mempertahankan jabatan2 yang dipegang para pejabat2 hari ini (M Kairupan, dll).
Zaman RML-Tuela ada itu Sekda2 Tujuwale & Mangangantung, Kadis Keuangan Pandeiroth.
Sebaiknya KPK deng POLRI yang musti kase tau ke publik kalo ada penyelewengan, deng brapa depe jumlah, kong ka Pengadilan noh. Jangan rupa skarang cuma beredar lewat media.