Kota Manado

Minyak Tanah ‘Menghilang’, Warga Manado Panilk !

MANADO – Beberapa hari terakhir ini warga Manado kesulitan mendapatkan minyak tanah di lapangan. ”Kalau pun ada harganya bervariasi antara Rp 5 ribu hingga Rp 9 ribu, ”ujar Lenny, warga Lorong Majalah, Kecamatan Wenang.

Lenny berharap, Pemkot Manado memperhatikan persoalan ini. Karena bulan Desember umat Kristiani akan merayakan Natal, Kelahiran Yesus Kristus, sehingga warga membutuhkan distribusi mintak tanah yang cukup. Pasalnya, sebagian besar warga masih menggunakan kompor dengan bahan bakar minyak tanah, bukan gas LPG.

Sementara itu, Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut, mengatakan, dia sudah meminta pihak Pertamina agar menunda penghentian minyak tanah bersubsidi ke masyarakat, yang akan dilakukan bulan Desember. ”Jadi kami sudah mengajukan permohonan penundaan penghentian BBM jenis minyak tanah bersubsidi, mudah-mudahan ada respons secepatnya dari pertamina, ”ujarnya.(del)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara