Manado – Jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juni 2014 mendatang semakin memanas dukungan antara kedua kubu Capres dan Cawapres, seperti diketahui pasangan Nomor urut 1 ditempati Prabowo Subianto (Capres) dan Hatta Rajasa (Cawpres) sedangkan Jokowidodo (Capres) dan Jusuf Kala (Cawapres) menempati Nomor urut 2.
Menyikapi hal ini Tokoh Pemuda Sulut, Melky Pangemanan mengatakan sejauh ini kekuatan dukungan masih seimbang antara ke dua kubu. “Sejauh ini masih seimbang, kami ingin mengingatkan kepada para pendukung ke dua kubu stop kampanye hitam, karena itu akan mencederai pesta demokrasi kita,” ujar Melky kepada beritamanado.
Dirinya menambahkan dalam politik detik-detik terkahir amat menentukan pasangan mana yang akan menang. “Kami lihat satu hari sebelum pencoblosan, baru akan terlihat pasangan mana yang akan berpotensi menang,” tandasnya.
Alumni Fisip Unsrat ini juga menghimbau kepada Akademisi untuk tetap netral selama Pilpres. “Boleh-boleh saja menggelar kajian ilmiah, hanya jangan menjadi agen terselubung untuk mendukung pasangan tertentu,” ujarnya. (risat)

Tepat sekali. Detik terakhir sangat menentukan. Tapi semoga Jokowi yg menang.
Mantap.