Nasional

Maya Rumantir: Generasi Bangsa Harus Manfaatkan Era Digital

Kemampuan untuk memilah, memahami, dan menyampaikan informasi yang tepat menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi yang adaptif namun tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan.

“Di tingkat yang lebih luas, partisipasi perempuan dalam ruang digital juga berkontribusi pada kualitas demokrasi. Suara perempuan yang semakin terdengar melalui berbagai platform digital memperkaya perspektif dalam diskursus public,” ungkap Maya Rumantir.

Namun demikian, partisipasi ini masih menghadapi hambatan berupa diskriminasi, perundungan daring, hingga delegitimasi suara perempuan dalam ruang publik digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas dan solidaritas kolektif agar perempuan dapat berpartisipasi secara aman dan bermakna.

Akhirnya, pembentukan karakter bangsa di era digital tidak dapat dilepaskan dari kualitas interaksi perempuan. Perempuan, dengan peran strategisnya di keluarga dan masyarakat, memiliki potensi besar untuk menjadi pilar utama dalam membangun ekosistem digital yang sehat, beretika, dan berorientasi pada nilai-nilai kebangsaan.

Maya Rumantir menyebutkan bahwa kegiatan lokakarya yang diikuti oleh Pengurus Wilayah (PW) Angkatan Puteri Al Washliyah, Provinsi Sumatera Utara dimaksudkan untuk menyerap aspirasi dan pandangan dari kalangan organisasi kemasyarakatan Perempuan untuk mendapatkan rekomendasi terkait peran kaum Perempuan dalam pembentukan karakter bangsa di era digital saat ini.

Sedangkan tujuannya adalah untuk memformulasikan aspirasi sekaligus ruang penguatan kapasitas, kesadaran kritis serta peran strategis permepuan dalam memanfaatkan media sosial secara bijak dan produktif.

“Kita tahu bersama bahwa eksistensi generasi muda bangsa saat ini sedang diperhadapkan pada tantangan era digital. Sederhananya bahwa jika teknologi informasi dimanfaatkan dengan baik, maka dampaknya tentu positif bagi masyarakat, demikian juga sebaliknya,” ujarnya.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara