Agama dan Pendidikan

Mahasiswa Australia Jelajahi Sulut Lewat Program Pasiar Edu-Tourism 2026, Manly Manado Society Inc. Gaet 16 Peserta

Mahasiswa Australia peserta Program Pasiar Edu-tourism Visit Sulut 2026 bersama Manly Manado Society dan Universitas Klabat saat mengikuti pembelajaran budaya dan kunjungan wisata di Sulawesi Utara.
Mahasiswa Australia peserta Program Pasiar Edu-tourism Visit Sulut 2026 bersama Manly Manado Society dan Universitas Klabat saat mengikuti pembelajaran budaya dan kunjungan wisata di Sulawesi Utara.

Program Pasiar Edu-tourism Visit Sulut 2026 kembali menghadirkan mahasiswa dari Sydney, Australia, untuk belajar bahasa dan budaya di Universitas Klabat (Unklab) sekaligus menjelajahi sejumlah destinasi wisata di Sulawesi Utara.

Program ini merupakan inisiatif Manly Manado Society Inc. yang bekerja sama dengan Australia Indonesia Youth Association (AIYA) Chapter NSW dan Universitas Klabat.

Kegiatan tersebut masih dipimpin Presiden organisasi, Alexandra Lyons.

Pada batch kedua tahun 2026, mahasiswa peserta menjalani aktivitas pembelajaran bahasa dan budaya di kampus serta kunjungan wisata ke Minahasa Utara, Minahasa, Bitung, Manado, dan Tomohon.

Secara keseluruhan, sebanyak 16 mahasiswa dari batch pertama dan kedua telah mengikuti program ini.

Para peserta berasal dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Australia, antara lain University of Sydney, University of New South Wales, University of Technology Sydney, Australian National University, University of Wollongong, University of Melbourne, Victorian Institute of Technology, dan Queensland University of Technology.

Menurut Keynes Boy Lengkong, salah satu perancang program sekaligus pengurus Manly Manado Society Inc. di Sydney, kegiatan ini dirancang khusus untuk memperkenalkan Sulawesi Utara kepada mahasiswa Australia.

“Program ini didesign untuk Sulut dengan lama kunjungan 10 hari per batch dan dieksekusi pertama kali pada tgl 2/2 sd 12/2 dan tgl 17/2 sd 27/2 untuk batch kedua saat masa liburan musim panas universitas-universitas di Australia dan diprioritaskan untuk mahasiswa-mahasiswa lokal Australia yang belum pernah mengunjungi Indonesia, jadi pengalaman pertama untuk wisata Indonesia adalah di Sulut,” ujar Keynes Boy Lengkong.

Ia menjelaskan, program tersebut diharapkan mendapat dukungan berkelanjutan dari Universitas Klabat, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta pemerintah provinsi melalui dinas pariwisata dan pemerintah kabupaten/kota yang menjadi lokasi kunjungan.

Program ini ditargetkan dapat terus berlanjut pada periode liburan berikutnya sekitar Juni–Juli, bahkan menjadi agenda tahunan serta masuk dalam program reguler pertukaran pemuda antara Australia dan Indonesia, seperti Australia Indonesia Youth Exchange Program.

Lebih jauh, kegiatan ini bertujuan menjadikan para mahasiswa Australia sebagai duta pariwisata dan budaya Sulawesi Utara di negara mereka.

Melalui pengalaman langsung tersebut, peserta diharapkan dapat mempromosikan berbagai event internasional di Sulawesi Utara kepada jaringan mereka di Australia, sehingga berkontribusi pada peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara serta memperkenalkan destinasi alternatif Indonesia selain Bali.

(rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara