Selengkapnya tersedia di laman resmi BPS Kota Manado.
Bunaken, Laut, dan Kuliner: Nilai Tambah yang Tak Tertandingi
Keunggulan Manado tidak berhenti di angka statistik.
Taman Nasional Bunaken menjadikan Manado salah satu kota yang dikenal luas oleh wisatawan mancanegara sebagai destinasi selam kelas dunia. Panorama Teluk Manado, kuliner khas yang beragam, dan udara pesisir yang masih segar menjadi daya tarik yang sulit digantikan kota lain mana pun di Indonesia.
Bagi banyak orang yang pernah tinggal di Jakarta atau Surabaya lalu pindah ke Manado, justru gabungan antara kota modern, laut yang dekat, dan suasana kekeluargaan yang kental itulah yang membuat mereka tidak mau balik lagi. (Baca juga: Ungu Meriahkan Festival Pesona Bunaken, Ini Pesan Enda).
Tantangan yang Terus Dibenahi
Tentu Manado bukan kota tanpa masalah. Penelitian lanjutan menunjukkan kondisi Kota Manado mengalami penurunan tingkat kenyamanan sejak 2009, dengan bertambahnya kriteria tidak nyaman dari 8 kriteria menjadi 14 kriteria.
Pertumbuhan pusat perbelanjaan, kepadatan kendaraan, dan risiko bencana alam menjadi tantangan nyata yang terus dibahas.
Pemerintah Kota Manado pun kini tengah mendorong hadirnya Trans Manado sebagai transportasi umum massal yang diharapkan bisa menjawab kebutuhan mobilitas warga secara lebih layak dan terjangkau — salah satu langkah konkret membenahi kenyamanan kota.
Namun di tengah semua tantangan itu, Manado tetap menyimpan sesuatu yang sulit diukur dengan angka: rasa kekeluargaan khas Sulawesi Utara yang masih terasa hidup di setiap sudut kota.
Menurut kamu, Manado masih layak disebut kota ternyaman di Indonesia?
