
Suasana tour sekolah, tidak tampak mana senior dan junior
Penulis: Ftangki Wullur | Tomohon
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Frater Don Bosco Tomohon tahun ajaran baru berlangsung dengan nuansa penuh kehangatan dan persaudaraan.
Tidak ada sekat yang membedakan antara siswa senior dan junior, karena seluruh peserta didik diajak membangun kebersamaan sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.
Kepala SMP Frater Don Bosco Tomohon, Fr. Anselmus Abi, CMN, S.Pd., menegaskan bahwa suasana kekeluargaan yang dibangun selama MPLS merupakan implementasi dari salah satu motto sekolah, yakni fraternitas atau persaudaraan.
Menurutnya, setiap siswa merupakan bagian dari satu keluarga besar SMP Frater Don Bosco Tomohon. Karena itu, budaya saling menghargai, saling menerima, dan saling mendukung harus menjadi karakter yang terus dipupuk dalam kehidupan sekolah.
“Melalui MPLS, kami ingin menanamkan bahwa di sekolah ini tidak ada sekat antara senior dan junior. Semua adalah saudara yang hidup dan belajar bersama dalam semangat fraternitas,” ujar Fr. Anselmus.
Ia menjelaskan, semangat persaudaraan menjadi fondasi penting dalam membentuk lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan maupun diskriminasi.
Dengan mengedepankan nilai fraternitas, para siswa diharapkan mampu membangun relasi yang positif, saling membantu dalam proses belajar, serta bersama-sama bertumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, beriman, dan peduli terhadap sesama.
MPLS di SMP Frater Don Bosco Tomohon pun tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga momentum menanamkan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal bagi seluruh peserta didik selama menempuh pendidikan.
