
Penulis: Frangki Wullur I Tomohon
Kota Tomohon dari segi geografis memang tidak sebesar dan seluas daerah tetangga seperti Minahasa, Minahasa Selatan dan Manado, namun meski demikian punya keistimewaan tersndiri dari potensi yang dimiliki.
Namun untuk mengembangkan potensi lintas sektor pariwisata tersebut perlu pemikiran yang komprehensif dari semua lapisan masyarakat dan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah daerah, wakil rakyat dan pengusaha.
Masyarakat biasa mulai dari ibu rumah tangga, tukang ojek, supir, petugas sampah, pedagang pasar hingga pengangguran sekalipun pasti memiliki ide yang bisa dikembangkan.
Hal ini menjadi gambaran umum dari pemikiran strategis hasil dari implementasi tugas sebagai Anggota DPRD Kota Tomohon dalam beberapa hari terakhir melalui siaran langsung di akun media sosialnya, Senin (1/6/2026).
Salah satu hal yang dibahas yaitu soal Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang baginya masih membutuhkan dukungan peemrintah pusat dalam hal ini Kementerian Pariwisata.
“Dalam kunjungan ke Kemenpar RI saya mengusulkan agar Kota Tomohon diikutsertakan dalam program promosi ke sejumlah negara. Ini karena Tomohon masih sangat membutuhkan timbal balik dari progam promosi di negara tujuan, yaitu kedatangan para ‘buyers’ atau wisatawan ke Kota Tomohon
Namun dari sudut pandang yang lain, ada pekerjaan rumah besar yang terus menjadi tantangan pemerintah yaitu bagaimana mengatasi perilaku dan pola pikir oknum-oknum masyarakat yang menunjukkan ketidakberpihakan kepada apa yang sudah dikerjakan pemerntah.
Feky Rumondor menyampaikan bahwa masyarakat secara umum perlu membangun pola pikir dan perilaku yang bersahabat dengan program kerja yang telah diimplementasikan oleh pemerintah.
“Ada hal-hal kecil yang harus kita benahi seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga fasilitas publik yang dibangun pemerintah, berpartisipasi dalam kamtibmas dan lain sebagainya. Itu tidak bisa diatas dengan sebuah perintah melainkan dari dalam diri warga masyarakat itu sendiri,” kata Feky Rumondor.
Rumondor menambahkan bahwa apa yang disampaikan tersebut sekaligus juga menjadi contoh bagi pengembangan potensi di sektor lainnya untuk kemajuan Kota Tomohon melalui semangat kebersamaan oleh seluruh lapisan masyarakat.
