Pakar kepemiluan serta peneliti bidang politik pemerintahan itu tampil dengan bobot nasional.
Ferry menggarisbawahi pentingnya peran para anggota Lantip demi suksesnya Pilkada.
Liando menilai, jika lansia berperan aktif dan positif dengan mengajak anak, menantu, serta para cucu, Pilkada Sulut diyakini berlangsung sukses.
Sukses yang dimaksud adalah berkaitan dengan tingkat partisipasi pemilih hingga soal terciptanya situasi yang kondusif selama pelaksanaan Pilkada.
Tak lupa, Ferry menekankan soal Visi dan Misi para Pasangan Calon yang harus disimak baik-baik oleh warga sebelum menjatuhkan pilihannya.
“Ini yang saya sebut sebagai pemilih rasional, bukan memilih pasangan calon yang hanya karena adanya iming-iming sesuatu,” katanya.
Adapun moderator di sesi pertama adalah Lantip Syahrul Poli, sedangkan di sesi kedua adalah Ferry Rende.
Lantip Indonesia di Sulawesi Utara baru berusia satu bulan satu hari usai dilantik pada 2 September 2024.
Walau demikian, Lantip Sulut telah melakukan terobosan luar biasa.
Hal ini menjadi pertanda baik menyambut Rakerda Lantip Sulut pada penghujung tahun 2024.
Rakerda itu nantinya bakal merumuskan Program Pengembangan Lantip Sulut yang diawali dengan konsolidasi Lantip di semua kabupaten dan kota.
(***/jenlywenur)
