
Tomohon, BeritaManado.com — Perlakuan tidak terpuji kembali terjadi di kota Tomohon, tepatnya Jalan Raya Woloan Satu Utara kecamatan Tomohon Barat.
Dimana laki-laki, inisial RCE alias Rivandy (18), pengangguran, warga Kel. Woloan Satu Utara Lingk. 5 Kec. Tomohon Barat, melakukan pengeroyokan bersama temannya.
Maka berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/02/I/2021/Sulut/SPKT/Res-Tmhn tanggal 02 Januari 2021. Team URC Totosik segera mengamankan pelaku.
Korban pun ialah, laki-laki, inisial HP alias Hendra (28) Pekerjaan Swasta, warga Kel. Kakaskasen Tiga Lingk. VII Kec. Tomohon Utara
Menurut keterangan HP kepada pihak Kepolisian, hari Sabtu, (2/1/2020) sekira jam 00.15 Wita ketika dirinya sedang mengendarai motor dan melintasi Jln Raya Kelurahan Woloan Satu Utara ke Tomohon Barat, berpapasan dengan motor yang kemudian diketahui dikendarai RCE sambil membonceng laki-laki inisial CM alias Clif.
Tidak lama kemudian HP melihat motor yang baru melintas tersebut memutar balik dan langsung mengejar dirinya dan langsung melakukan pengroyokan tersebut.
Hal ini dibenarkan, Kapolres Tomohon, AKBP Bambang AG, SIK MH, melalui Katim Totosik, BRIPKA Yanni Watung.
“RCE tiba-tiba menyalip HP, kemudian menyuruh HP untuk berhenti dan turun dari motor. Setelah HP berhenti dan turun dari motor yang dikendarainya, pelaku bersama CM langsung memukul dan menendang-nendang secara berulang-ulang ke HP,” terang Yanni Watung, kepada BeritaManado.com.
Lanjut Watung, hal itu mengenai mata sebelah kanan, rusuk sebelah kanan dan pada bagian tubuh lainnya sampai HP jatuh kedalam saluran air yang ada di pinggir jalan.
“Akibat dari perbuatan penganiayaan tersebut HP merasa sakit pada seluruh bagian tubuhnya,” kata Watung.
Lanjut Watung, setelah melakukan perbuatan tersebut, RCE beserta CM langsung pergi menuju kerumah mereka masing-masing.
“Kami pun setelah mendapat laporan segera mengejar kedua pelaku. Menurut informasi salah satu pelaku RCE terlihat di Jalan Raya Woloan kami pun melakukan penyusuran wilayah tersebut. Tidak lama kemudian informasi kami dapat bahwa RCE mengarah ke Kamasi. RCE kami amankan di Kamasi sekira pukul 20.00,” ujar Watung.
Menurut Watung, kedua pelaku melakukan perbuatannya karena sudah mengkonsumsi miras dan merasa tersinggung ketika HP menatap sinis kepada kedua pelaku ketika berpapasan.
“Kami masi melakukan pencarian salah satu pelaku, CM, yang masih melarikan diri,” tandas Katim.
(Dedy Dagomes)
