
Minsel, BeritaManado.com – Mobil tangki yang mengangkut semen curah dan terperosok di jembatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada Rabu (15/2/2023) sore, belum bisa dievakuasi hingga malam hari.
Kecelakaan tersebut menyebabkan ruas jalan harus ditutup sementara sehingga bagi kendaraan besar belum diizinkan melintas.
Dari pantauan wartawan BeritaManado.com pada pukul 22.30 Wita terlihat celah sempit di depan mobil tersebut masih bisa dilewati motor dan mobil kecil.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Minsel, Iptu Bayu Damara Hadiputra mengatakan, upaya evakuasi sudah coba dilakukan, namun masih gagal.
“Beratnya muatan kendaraan tersebut menyebabkan proses evakuasi dengan menggunakan eksavator tidak berhasil,” ungkap Iptu Bayu.
Belum bisa dievakuasi mobil tersebut menurut Iptu Bayu mengakibatkan mobil dengan ukuran besar belum bisa melintas di jalan trans Sulawesi tersebut.
“Pengendara truk logistik dan truk lainnya harap bersabar. Saat ini sementara menunggu mobil bantuan yang akan memindahkan sebagian isi tangki, sebelum dilanjutkan proses evakuasinya,” katanya lagi.
Sementara, Teo Pesik seorang pengendara mobil kontainer mengatakan kalau dirinya terpaksa harus bersabar.
‘Masih jauh perjalanan, namun kami terpaksa berhenti. Situasi ini saya manfaatkan untuk makan dan beristirahat. Semoga cepat bisa dievakuasi,” ujar Teo.
(Tamura Warung)
