
Manado, BeritaManado.com— OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mencatat realisasi penyaluran KUR Bohusami sejak 2021 hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp220,86 miliar kepada 6.407 debitur bekerja sama dengan Bank SulutGo atau BSG.
Kepala OJK SulutGo, Robert H.P. Sianipar, menegaskan dukungan pembiayaan bagi UMKM terus diperkuat melalui regulasi baru.
“UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional, namun terkadang masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan. Atas hal tersebut, OJK telah menerbitkan POJK 19 Tahun 2025 sebagai langkah strategis untuk memperkuat dukungan terhadap UMKM,” jelas Robert pada Media Update, Rabu (4/3/2026) di Rumah Alam Manado.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut diharapkan membentuk ekosistem pembiayaan yang inklusif dan berkeadilan.
“POJK 19/2025 adalah wujud komitmen OJK dalam mendukung UMKM sebagai motor penggerak ekonomi, di mana regulasi ini bukan hanya soal kemudahan akses, tetapi juga tentang keberlanjutan dan pelindungan bagi pelaku usaha kecil,” tegas Robert.
Sementara itu, selama Ramadan tahun 2026, dukungan nyata diberikan BSG kepada para pelaku UMKM, khususnya UMKM binaan BSG.
Hal ini diwujudkan melalui pembukaan gelaran Ngabuburit KUR Fest 2026 yang berlangsung mulai 3-13 Maret 2026.
Kegiatan ini berlokasi strategis di area lobby parkir depan Gedung Kantor Pusat Bank SulutGo, Jl. Piere Tendean No. 100, Manado.
Revino Pepah menyampaikan bahwa Ngabuburit KUR Fest bukan sekadar tempat berburu takjil, melainkan wadah bagi para pelaku usaha mikro yang merupakan debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mempromosikan produk mereka.
“Kami beri lokasi di Kantor Pusat BSG, agar para pelaku UMKM dapat mempromosikan produknya di Ramasan ini. Kami juga mengundang seluruh masyarakat Manado untuk datang, menikmati suasana sore menjelang berbuka, sekaligus mendukung produk-produk lokal UMKM binaan kami,” ujar Revino.
(srisurya)
