
Penulis: Sri Surya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara dan Gorontalo terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui berbagai program edukasi sepanjang 2026.
Kepala OJK SulutGo Robert H.P. Sianipar mengatakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan menjadi salah satu fokus utama lembaganya.
“Berdasarkan Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025, indeks literasi keuangan mencapai 66,46 persen dan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51 persen. Kantor OJK SulutGo berkomitmen untuk terus meningkatkan kedua indeks tersebut secara seimbang,” ujar Robert dalam Media Update Triwulan II OJK SulutGo di Manado, Kamis (25/6/2026).
Hingga akhir Juni 2026, OJK SulutGo telah melaksanakan 34 kegiatan edukasi yang diikuti 59.819 peserta.
“Selama tahun 2026 sampai dengan akhir Juni, Kantor OJK SulutGo telah menyelenggarakan 34 kegiatan edukasi kepada 59.819 peserta, capaian ini menjangkau 17 dari 21 kabupaten/kota di Sulawesi Utara dan Gorontalo,” katanya.
Robert menambahkan, keberhasilan tersebut turut ditopang berbagai program unggulan seperti Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), OJK PEDULI, mobil edukasi SIMOLEK, dan pemanfaatan media sosial.
Saat ini OJK SulutGo juga telah membentuk 516 Duta Literasi Keuangan yang diharapkan menjadi agen edukasi keuangan di tengah masyarakat.
