
BITUNG — Sejumlah oknum tak bertanggung jawab kembali melakukan aksi pemerasan dengan mencatut nama pejabat Pemkot Bitung. Kali ini sasaran pemerasan adalah para kepala sekolah (Kepsek) yang baru menerima dana BOS dengan cara mencatut nama Kadis Dikpora Kota Bitung, Herman Rompis.
Menurut informasi, oknum yang tak lain adalah pegawai Dikpora Bitung sendiri, mendatangi sejumlah kepsek penerima BOS dengan dalih atas perintah Rompis untuk meminta sejumlah uang.
”Alasan mereka uang tersebut sebagai jasa atau imbalan karena telah mendapatkan dana BOS dan katanya itu instruksi dari Kadis Dikpora Bitung,” kata salah satu Kepsek yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Tak hanya itu, malah menurut Kepsek salah satu sekolah dasar ini, oknum tersebut juga mengancam akan mengalihkan dana BOS berikutnya ke sekolah lain jika permintaan tidak dipenuhi, dan akan mempersulit laporan pertanggung jawaban jika dilaporkan ke Dikpora sehingga sekolah tersebut tidak lagi mendapatkan bantuan.
Mendapat informasi tersebut, Rompis langsung naik pitam dan mengancam tindakan oknum yang telah membawa-bawa namanya untuk memeras para Kepsek penerima BOS.
”Itu sangat keterlaluan dan saya akan usut karena selama ini saya tidak pernah memerintahkan untuk meminta uang kepada Kepsek, dan saya rasa semua Kepsek tahu itu,” kata Rompis dengan nada tinggi.
Rompis sendiri mengaku akan secepatnya mencari tahu oknum tersebut dan jika memang terbukti, dirinya tidak akan segan-segan memproses hukum. Karena menurutnya, tindakan tersebut telah merusak nama baiknya.
”Silakan tanya para guru atau Kepsek yang ada di Bitung kalau saya pernah meminta uang apalagi menyuruh orang untuk meminta-minta, karena selama saya menjabat Kadis Dikpora, praktik seperti itu sangat saya tentang dan itu selalu disampaikan dalam setiap pertemuan,” katanya. (en)
