Agama dan Pendidikan

Komputer Terbatas Jadi Kendala Siswa SMKN 3 Ikut Ujian Nasional

Manado – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Manado merupakan salah satu sekolah yang mengikuti ujian dengan menggunakan komputer dilengkapi perangkat lunak (software)

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 3 Manado Jenner Rein Rumerung dalam persiapan Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK).

“Ini adalah tahun kedua kami mengikuti. UNBK adalah UN dengan menggunakan komputer yang dilengkapi perangkat lunak (software) yang khusus dikembangkan untuk Ujian Nasional dengan tingkat kesulitan yang sama dengan UN tertulis,” kata Jenner Rumerung Rabu (1/2/017).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, tahun ini, SMKN 3 Manado mengikutkan 376 siswa peserta yang terdiri dari 210 peserta pria dan 166 peserta perempuan.

“Semuanya sudah didata pada Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Dari enam jurusan yang ada masing-masing siswa peserta yaitu jurusan Teknik Komputer dan Jaringan 157 orang, jurusan Rekayasa Perangkat Lunak 37 orang, jurusan Akomodasi Perhotelan 93 orang, jurusan Jasa Boga 67 orang, jurusan Kecantikan Rambut 13 orang dan jurusan Tata Busana 9 orang,” jelas Jenner Rumerung.

Dia menambahkan sebelumnya sudah dilaksanakan simulasi agar peserta UNBK tidak kesulitan mengikuti ujian ini.

Simulasi pertama pada bulan Desember (tahun lalu), simulasi kedua tanggal 13 sampai 14 Febuari 2017 dan simulasi ketiga merupakan gladi bersih nanti pada tangggal 6 sampai 7 Maret 2017 katanya.

Meski sudah siap namun Jenner Rumerung mengakui masih ada kendala dalam pelaksanaan UNBK diantaranya keterbatasan komputer.

“Karena itu kita akan mengatur, peserta yang akan mengikuti UN dibagi, ada yang akan UN pagi ada juga yang akan UN pada siang hari. Jadi kemungkinan siswa (peserta UN) akan datang pada jam yang berbeda,”

Dia berharap para siswa sudah tidak canggung lagi menghadapi ujian tersebut. (Rizath Polii)