
MANADO – Pesaing kuat Michael Watimena sewaktu pemilihan Ketua Umum GAMKI periode 20011-2014, Kenly Poluan, mengatakan, sebenarnya dia pada posisi dilema saat menerima permintaan kubu Michael Watimena, untuk duduk dalam kepengurusan.
”Khan pasti teman-teman di daerah yang mendukung saya sewaktu pemilihan di Kongres GAMKI IX, tidak semuanya menerima ketika saya menerima tawaran itu. Pasti ada yang menduga saya mabuk jabatan, dan lainnya, meski sebenarnya saya dan teman-teman Michael di Jakarta berteman, ”ujar Kenly kepada beritamanado, siang tadi.
Karena itu, Kenly menegaskan, dia akan menerima tawaran masuk di kepengurusan sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) GAMKI di kepengurusan DPP GAMKI periode 2011-2014, dengan catatan Michael selaku Ketum terpilih, bisa menyelesaikan persoalan yang terjadi sekarang.
Dia menambahkan, beraktifitas di GAMKI merupakan satu pelayanan, bukan seperti di organisasi lainnya. ”Terus terang waktu maju, dan bertarung dengan Michael lalu saya biasa saja, tidak harus ngotot untuk terpilih, karena saya tahu menjadi Ketua terpilih merupakan satu pelayanan, ”tukas Kenly meyakinkan. (abm)

@daud baca ulang2 tu kata2.., baru blg menghina…,menurut ngana dang kalu ortu so meninggal so ndak pantas atau so nyandak berhak untuk bangga kalu dia pe anak melakukan sesuatu yg baik…? Kita yg salah tulis atau ngana stau selama hidup baru skarang dengar ungkapan seperti ini…..?
Wong so menghina ngana pe komen ini no supaya ngana tau wong kenly pe papa so almarhum so lama . Dia ke jakarta karna maso pengurus gmki kabid or. Kong berikut ketum gmki kong beliau kuliah di ui ambe s2 .
Heebbaattt… Ngana…! Buang jaoh2 ngana pe rasa serba salah itu, karna so kuno itu. Hormati, awasi, dan bantu itu pemenang..! Kalah bersaing bukan berarti jadi musuh pemenang, kong molai pasang kuda2 deng dubo2 mo ba congkel…!
Bagitu kwa kalu da skolah ngana pe Papa pasti bangga pa ngana…!
Heebbaattt… Ngana…! Buang jaoh2 ngana pe rasa serba salah itu, karna so kuno itu. Kalah bersaing bukan berarti jadi musuh pemenang, kong molai pasang kuda2 deng dubo2 mo ba congkel…!
Bagitu kwa kalu da skolah…!
Mantap ken