
Langowan, BeritaManado.com — Desa Kawatak yabg dihuni nyaris 100 persen umat Katolik memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri.
Selain menjadi lokasi berdirinya sebuah gereja tanpa dinding, di lokasi ini juga terdapat Patung Pieta serta makam dari perintis kembalinya iman Katolik di Keuskupan Manado pada 14 September 1868.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Drs Dolfie Kuron MBA didampingi Kepala Bidang Pariwisata Cecilia Sitompul mengatakan bahwa pihaknya mendukung Kawatak untuk menjadi Desa Wisata Religi di Minahasa dan Sulawesi Utara.
“Pada prinsipnya Pemkab Minahasa melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan melakukan upaya-upaya untuk mengembangkan sektor pariwisata, termasuk Desa Wisata Religi yang ada di Kawatak ini,” ungkap Dolfie Kuron.

Ditambahkannya, dari hasil penilaian dan pengamatan, Desa Kawatak memiliki enam keistimewaan, yaitu 99 persen warga masyarakat beragama Katolik, memiliki Gereja tanpa dinding, Parung Pieta, makam perintis kembalinya iman Katolik Keuskupan Manado, terdapat Biara Suster DSY serta tentu saja kondisi alam yang sejuk.
“Pemerintah akan melakukan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Namun penting juga masyarakat Desa Kawatak sendiri dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin termasuk sumber daya penunjang Desa Wisata Religi,” harapnya.
(Frangki Wullur)
