
Penulis: Frangki Wullur I Langowan
Calon Hukum Tua Desa Kawatak Frangky Fransiskus Polandos telah memantapkan visinya untuk membawa desa yang kental dengan nuansa religi menjadi desa yang mandiri,cerdas, berbudaya dan religius melalui transformasi digital berbasis semangat gotong royong.
Untuk mewujudlkan desa cerdas, beberapa hal yang akan diupayakan yaitu menjadikan digitalisasi sebagai kebutuhan untuk mempercepat pelayanan publik melalui program Smart Goverannce.
“Konsep tersebut untuk menunjang transparansi, cepat dan akuntabel. Saya ingin pelayanan kepada masyarakat tidak lagi berbelit-belit. Dengan transformasi digital, semua urusan administrasi bisa lebih efisien,” ujarnya.
Disamping itu, Frangky Polandos juga akan menguoayakan penguatan ekonomi dan wisata religi, dimana sektor ekonomi kerakyatan kerakyatan menjadi prioritas utama dalam misi Smart Economy.
Ia berencana memperkuat potensi ekonomi lokal masyarakat Kawatak agar lebih mandiri dan berdaya saing di era digital dan salah poin lain dalam misinya adalah pengembangan destinasi wisata religi.
Frangky melihat adanya potensi besar di Desa Kawatak yang dapat dikembangkan untuk menarik wisatawan, sekaligus mempertegas identitas desa yang religius.
Hal ini akan dibarengi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur pendukung yang memadai.
Untuk memperkuat rencana tersebut, Frangky Polandos juga bakal menjalankan program untuk menggerakka masyarakat dalam satu semangat gotong royong.
“Digitalisasi adalah alat, tapi jiwa pembangunan kita tetap gotong royong. Saya ingin masyarakat Kawatak kembali erat dalam kebersamaan, saling bahu-membahu membangun desa yang kita cintai ini,” ujarnya.
Dengan visi-misi yang komprehensif ini, Frangky Polandos berharap dapat membawa perubahan nyata bagi kemajuan Desa Kawatak ke arah yang lebih modern namun tetap memegang teguh nilai-nilai religius dan adat istiadat.
