
Manado, BeritaManado.com – Pihak Bank Negara Indonesia (BNI) Manado menanggapi kasus yang pencurian di area parkir lobi utamanya pada Selasa (5/4/2022) lalu.
Kepada BeritaManado.com, Pengelolah Layanan Bank BNI Kantor Wilayah 11 (Suluttengomalut), Sabrun Fitri mengatakan, pihaknya telah mengikuti prosedur dalam menyikapi kasus yang menimpa nasabah atas nama Rivo Siby (27) Warga Desa Koka Jaga IV Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa.
“Kami sudah memenuhi permintaan nasabah sesuai prosedur ketentuan di kami,” ujar Sabrun, Rabu (13/4/2022).
Sebelumnya, diberitakan BeritaManado.com, terjadi pencurian di area parkir BNI pusat yang terletak di kompleks Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado.
Sesuai keterangan korban di kepolisian, dikeluhkan sikap BNI yang menolak menunjukan kamera pengawas CCTV kepada korban ketika terjadi kasus pencurian.
“Kejadiannya di wilayah Kelurahan Pinaesaan Kecamatan Wenang. Dari rekaman CCTV, pelaku hanya membutuhkan waktu selama 1 menit untuk masuk ke dalam mobil. Korban sudah berusaha bertanya kepada pihak Bank BNI namun tidak diindahkan,” ujar Kasi Humas Polresta Manado, IPTU Sumardi.
Sementara itu, Sabrun Fitri menyebutkan bahwa pihak BNI sudah menunjukkan rekaman kamera pengawas kepada korban, setelah ada laporan kepolisian.
“Pihak BNI sudah menunjukkan CCTV sesuai permintaan nasabah yang didasari dengan laporan poolisi. Karena sesuai prosedur di kami, harus ada underlying untuk melihat CCTV tersebut, yakni antara lain surat dari kepolisian,” ujar Sabrun.
Sabrun Fitri juga menepis statemen pada pemberitaan sebelumnya bahwa ia menyangkal adanya kejadian tersebut dan mengalihkan topik pembicaraan ketika diakukan upaya klarifikasi.
“Kami tidak pernah memberikan pernyataan seperti yang dituliskan dalam berita, sehingga pernyataan itu adalah opini yang dibuat oleh wartawan. Konfirmasi yang kami berikan adalah ‘nanti kami atur waktu untuk dimintai konfirmasi karena masih ada kegiatan lain yang tidak bisa kami tinggal’,” tambah Sabrun.
Lantas, setelah adanya kasus pencurian tersebut, bagaimana cara BNI mengantisipasi agar tidak terjadi kasus yang serupa?
Menjawabnya, Sabrun menjelaskan bahwa BNI akan tetap melakukan upaya yang terbaik, meningkatkan fungsi pengamanan demi keamanan dan kenyamanan Nasabah.
“Namun, kepada nasabah diharapkan tetap waspada dengan mengunci kendaraan termasuk tidak meninggalkan barang-barang berharga di kendaraan saat parkir, karena itu sepenuhnya merupakan tanggung jawab nasabah. Petugas pengamanan yang disiapkan selama jam operasional cukup memadai dengan 4 orang petugas, yang melakukan kontrol selama jam layanan, termasuk di area parkir,” jawabnya.
(Finda Muhtar)
Baca berita terkait:
Tempat Parkir Salah Satu Bank di Manado “Angker”, Ini Penyebabnya
