
Amurang – Hari Kesaktian Pancasila jang jatuh pada hari ini, tanggal 1 Oktober 2014 diperingati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan dengan upacara bendera di halaman kantor bupati Minsel. Bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup) adalah Kapolres Minsel AKBP Iis Kristian, SIK.
Kegiatan ini berlangsung singkat, karena hanya mengheningkan cipta mengenang jasa para leluhur yang sudah mendahului kita. Untuk pembacaan ikrar oleh Wakil Ketua DPRD Minsel Rommy Pondaag, SH, MH dan Doa oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Minsel Drs Sonny Maleke.
Sementara itu, Sekda Minsel Drs Danny Rindengan mewakil Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, SE mengatakan, Hari Kesaktian Pancasila ini untuk merekfleksi kehidupan kita secara utuh, bahwa Pancasila memperkuat sendi-sendi kehidupan sosial, ekonomi, budaya, politik masyarakat.
“Nilai-nilai Pancasila telah membuat masyarakat kita semakin matang dalam kehidupan politik maupun sendi-sendi kehidupan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat kita,” ujar Rindengan, Rabu (1/10/2014).
Tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2014 ini adalah “Penguatan Nilai-Nilai Pancasila Untuk Meningkatkan Kualitas Demokrasi” sangatlah tepat. (sanlylendongan)

Tgl 1 Oktober 2010 di masa bupati Minsel Drs Ramoy Luntungan, kami ketum Presidium Garda Inti Permesta dan kawan2 seperjuangan Permesta-PRRI 1957, 1958-1961, beracara memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Di tengah massa masyarakat dan undangan kami bbmeletakkan batu pertama monumen Permesta. PemdaMinahasa Selatan menjanjikan akan menganggarkan dana secukupnya utk mengenang perjuangan dan pengorbanan para pelakunya, dgn membangun monumen5 ini. Itupun memperkaya obyek wisata sejarah di Kota Menara, lokasi markas pejuang keadilan Permesta. Idealnya jika dikembangkan bersama Minahasa Induk, krn Kota Menara dibatasi hutan dengan Bukit Kasih di Kanonang Kawangkoan. Mungkin hutan tsb dpt dijadikan Hutan Wisata.