Amurang – Penanganan sampah yang setengah-setengah dan sangat lamban oleh Dinas Kebersihan, akan menyulitkan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) meraih Adipura.
“Kapan mo dapa adipura kalo model bagini itu pertokoan di pusat kota. Minta ampun, kasiang jo ini Amurang,” ungkap Meldy Frans warga setempat.
Menurut Meldy, jika Pemkab Minsel ingin gelar Adipura berlabuh di daerah ini. Maka hal utama yang penting diperhatikan tentu masalah sampah dan kebersihan wilayah.
“Tapi kenyataan malah sebaliknya, masalah kebersihan seakan dikesampingkan. Seperti yang terlihat di pusat pertokoan Amurang, begitu banyak sampah berserakan karena lambannya penanganan,” ujarnya.
Kondisi ini sendiri tambah dia, sepertinya sudah dinggap biasa oleh pihak pemerintah. Karena bukan hanya sekali terlihat pemandangan tak sedap seperti itu.
“Hampir setiap saat bahkan sampai berminggu-munggu sampah berserakan dan hanya dibiarkan begitu saja. Jika kondisi ibu kota terus seperti ini, maka Adipura tidak akan pernah ada di Minsel,” tukasnya.
